Bersama PT HK SIS Pemdes Gajah Muda Perbaiki Jalan 

Muba,medianusantaranews.com- Dikomandoi langsung oleh Kades dan BPD, masyarakat Desa Gajah Muda Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bergotong royong untuk melakukan perbaikan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan dengan ke Kantor kecamatan.

Terlihat hadir memantau proses kegiatan tersebut ada, Pantherius, Kepala Desa Gajah Muda, Camat Babat Supat Musmulyadi SE MM, Sekretaris Camat Amir Syarifudin, SH dan Kasi Trantib Babat Supat Herman, Babinsa Gajah Muda, Bhabinkamtibmas Gajah Muda, para Perangkat Desa, BPD, Tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kegiatan ini melalui program kepedulian dari HKSIS Batching plant Tanjung Kerang, dilakukan pengecoran jalan yang berfungsi sebagai jalur alternatif vital penghubung antar kecamatan pada Jum’at, (23/01/2026).

Hal tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata antara sektor swasta, pemerintah dan aparat keamanan demi meningkatkan aksesibilitas terhadap ekonomi masyarakat setempat.

Jalan di Dusun 1 ini telah menjadi tumpuan bagi masyarakat umum dan khususnya warga Desa Gajah Muda untuk melintas antar desa yang sebelumnya dalam kondisi rusak, maka sangat memerlukan perbaikan agar tetap lancar dan aman dilalui.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Gajah Muda, Pantherius, sangat mengapresiasi kepada pihak PT HK SIS yang telah berkontribusi langsung pada Desa Penyangga didesa kami dalam pembangunan fisik.

“Perbaikan jalan ini sangat berarti bagi warga kami dan pengguna jalan dari kecamatan lain. Jalan ini akses cepat yang memudahkan mobilitas harian masyarakat dan terima kasih kepada pimpinan PT HK SIS” ucapnya.

Menurut Kades, untuk di desanya ada 3 titik jalan yang kondisinya rusak dan satu titik Alhamdulillah dari pihak PT HK SIS yang telah membantu untuk perbaikannya. Insya Allah dari 3 perusahaan yang beroperasi dalam wilayah Kecamatan yang dekat dengan desa kami.

Insya Allah satu perusahaan lagi yang siap melakukan perbaikan sesuai usulan kami dari PT Adi Beton dan kami sangat sayangkan dari management PT Inti Beton yang di Desa Gajah Mati menolak membantu dengan alasan bukan termasuk diwilayahnya.

“Untuk 3 perusahaan beroperasi disekitar desa kami, namun dari PT Inti Beton yang menolak dan tidak mau membantu, berdalih bukan termasuk diwilayahnya”, tutup Kades.

Camat Babat Supat, Musmulyadi melalui wartawan menegaskan bahwa sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan daerah, terutama pada titik-titik jalan kabupaten yang memiliki mobilitas tinggi.

Selama proses pengecoran, warga sekitar turut bahu-membahu bersama Perangkat Desa dan Aparat Keamanan. Hal ini bukti memiliki rasa tanggungjawab pada infrastruktur yang telah ada.

Terkait ada perusahaan yang tidak peduli dengan kehidupan masyarakat penyangga, nanti kita bahas kemudian.

“Nanti kita arahkan kepada Desa yang lain terutama yang berada di wilayah perusahaan itu operasi”, tegas Camat sekaligus menutup komentarnya.

Beritanya ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi dari pihak management PT Inti Beton, yang menolak terhadap usulan dari Desa Penyangga itu, (MNN)

Korlip : waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *