Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com.
Warga Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI di gemparkan dengan penemuan mayat seorang bocah berumur 5 tahun, warga RT 15 RW 04 Kelurahan Handayani Mulya.Simpang Bandara Kelurahan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan.
Bocah dimaksud diduga meninggal dunia akibat masuk galian septic tank proyek pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Simpang Bandara pada Minggu petang (08/02/2026)
Dari informasi yang didapat media ini, korban ditemukan warga pasca adzan magrib, diduga korban tengah bermain sendirian disekitar lokasi dan terperosok masuk lubang septic tank yang diduga tidak diberi pengaman oleh pihak pelaksana proyek Koperasi Merah Putih.
Warga pun sempat mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Talang Ubi, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
“Korban ditemukan setelah adzan magrib, diduga korban tengah bermain sendirian disekitar lokasi,” ungkap Lurah Handayani Mulya Sarnadi.
Samadi mengatakan, korban masih berusia sekitar 5 tahun dan diduga tidak mengetahui adanya lubang galian septic tank tersebut.
“Kondisi di lokasi kejadian sedang tergenang air karena diguyur hujan. Diduga saat korban bermain tidak mengetahui adanya lubang galian septic tank yang akhirnya terperosok masuk dan tenggelam didalam lubang septic tank,” katanya.
Korban diketahui bernama Rayan bin Son, bocah laki-laki berusia sekira 5 tahun.
Menurut keterangan warga setempat, Dino, bocah itu diketahui bermain sejak siang menjelang petang. Hingga menjelang Magrib, korban yang merupakan anak kedua itu tak kunjung pulang ke rumah, sehingga membuat orangtuanya khawatir dan melakukan pencarian.
Upaya pencarian membuahkan hasil, namun berakhir duka karena korban ditemukan telah meninggal dunia saat tenggelam di septic tank lokasi bangunan Koperasi Merah Putih (KMP) tersebut
Dino mengatakan diduga Rayan terjatuh ke dalam galian septic tank di area bangunan KMP yang terisi penuh air dan berkedalaman sekira 1,5 – 2 meter. Korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya tenggelam.
Saat ini aparat kepolisian setempat tengah memeriksa sejumlah saksi untuk melakukan penyelidikan kejadian ini. (Ab)





