Banyuasin,medianudantaranews.com- Entah marah dengan siapa nenek (74) ini pagi-pagi sudah merepet didepan awak media ini yang pada intinya memarahi alam dilingkungan yang sedang tidak nyaman udaranya akibat tebalnya kabut asap.
Lucunya nenek yang mengaku kelahiran di salah satu Desa di wilayah Kabupaten Trenggalek Jawa Timur itu berulang-ulang mengatakan “ini gegara dibiarkan setan-setan kentut”, ngocehnya.
Akibat kejadian kabut asap pagi-pagi pada (22/10/2026) cukup tebal dengan jarak pandang bisa kurang 100 meter itu membuatnya aktivitas rutinnya merasa tertunda termasuk kesehatannya pun terganggu. 
Nenek Norma yang biasa disapa kruyut itu sementara berdomisili di jalan Kades dalam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan itu akhirnya memohon supaya Allah segera menurunkan air hujan agar kabut asab segera teratasi dan aktivitas rutinnya tidak terganggu, doanya sekaligus nutup ngocehnya.(MNN/waluyo)








