Gebrakan PUTR PALI! 100 Pemuda Dilatih Jadi Operator Alat Berat Profesional, Siapkan Tenaga Kerja Lokal Hadapi Dunia Industri.

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Komitmen Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, S.T., dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal kembali diwujudkan melalui langkah nyata.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menggelar pelatihan operator alat berat bagi 100 pemuda PALI. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan parkir alat berat, depan Kantor Dinas PUTR, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, Selasa (03/11/2026).

Program pelatihan ini menjadi peluang berharga bagi generasi muda Bumi Serepat Serasan yang ingin memiliki keterampilan khusus dan bersaing mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan, khususnya sektor minyak dan gas bumi, pertambangan, serta perkebunan.

Pasalnya, selama ini biaya untuk mengikuti kursus operator alat berat secara mandiri tidaklah murah. Bahkan, biaya pelatihan di lembaga swasta dapat mencapai jutaan rupiah. Melalui program ini, Pemkab PALI berupaya membuka akses pelatihan secara gratis agar pemuda daerah memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten PALI, Ir. H. Ristanto Wahyudi, S.T., M.T., IPM, mengatakan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mempersiapkan tenaga kerja lokal agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri.

Menurut pria yang akrab disapa HRW tersebut, peserta tidak hanya diberikan materi pengenalan dan pengoperasian alat berat, tetapi juga dibekali pengetahuan mengenai standar operasional prosedur (SOP), perawatan mesin, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Pelatihan ini bukan sekadar memberikan pengetahuan tentang cara mengoperasikan alat berat seperti excavator, bulldozer, dan loader. Lebih dari itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai prosedur operasional standar, perawatan alat, serta pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menjadi hal utama dalam menjalankan pekerjaan di lapangan,” ungkap HRW

Ia menegaskan, menjadi operator alat berat profesional bukan hanya dituntut mampu mengoperasikan mesin, tetapi juga harus memahami karakteristik alat, kondisi medan, perawatan kendaraan, hingga prosedur keselamatan kerja.

“Di perusahaan besar seperti Pertamina, Medco, maupun kontraktor pertambangan, aspek K3 merupakan prioritas utama. Satu kesalahan kecil dalam pekerjaan dapat menimbulkan risiko yang sangat besar. Karena itu, kami ingin peserta benar-benar memahami pentingnya keselamatan kerja. Harapan kami, operator asal PALI nantinya dikenal sebagai tenaga kerja yang terampil, disiplin, profesional, dan mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

HRW menambahkan, Kabupaten PALI memiliki potensi industri yang cukup besar. Sejumlah perusahaan di sektor minyak dan gas bumi, pertambangan batu bara, hingga perkebunan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus, termasuk operator alat berat.

Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga kerja lokal yang memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai standar perusahaan.

Melalui pelatihan ini, Dinas PUTR PALI berharap generasi muda daerah tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya aktivitas industri, tetapi mampu mengambil bagian dan memperoleh kesempatan kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah PALI maupun daerah lainnya.

“Ini merupakan bagian dari arahan Bupati PALI, Bapak Asgianto, S.T., agar pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jangan sampai infrastruktur semakin baik, jalan semakin bagus, dan pembangunan semakin maju, tetapi masyarakat lokal tidak mendapatkan kesempatan untuk terlibat. Anak-anak PALI harus memiliki kemampuan dan kesempatan untuk menjadi bagian dari kemajuan daerahnya sendiri,” tambah HRW

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teori dasar, pengenalan panel kontrol, teknik penggalian, perataan tanah, hingga praktik langsung mengoperasikan alat berat di lapangan.

Seluruh tahapan pelatihan didampingi instruktur berpengalaman dan bersertifikat agar peserta memperoleh pemahaman yang tepat, baik dari sisi teknis maupun keselamatan kerja.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta diharapkan memperoleh sertifikat kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku. Sertifikat tersebut nantinya dapat menjadi salah satu modal penting bagi mereka untuk melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga operator alat berat.

Program ini juga mendapat apresiasi karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak usia produktif dan sedang mencari peluang pekerjaan.

Dengan adanya pelatihan bagi 100 pemuda tersebut, Pemkab PALI berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan khusus, sehingga peluang penyerapan tenaga kerja daerah semakin terbuka dan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Melalui program ini, Dinas PUTR PALI menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang beton, jalan, dan gedung, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

Sebab, kemajuan suatu daerah tidak cukup hanya diukur dari megahnya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari seberapa besar masyarakat lokal mendapatkan kesempatan untuk berkembang, memiliki keterampilan, dan menikmati hasil pembangunan di daerahnya sendiri.(Engg)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *