MASALAH ANGKUTAN BATUBARA,, BEGINI ISI SURAT TERBUKA UNTUK GUBERNUR SUMSEL HERMAN DERU

Sumatera Selatan
medianusantaranews.com

Angkutan batubara menggunakan jalan umum di provinsi Sumatera Selatan merupakan suatu keresahan masyarakat yang sepertinya tidak kunjung usai.

Keluh kesah masyarakat Sumsel selama ini seperti tidak ada yang mendengarkan.

Namun di Era Pemerintahan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru ini masyarakat sangat besar berharap agar keluhan dan keresahan masyakat ini dapat berakhir.  Karena mengalihkan angkutan batubara ke jalan khusus merupakan janji politik H Herman Deru ketika dirinya sebagai calon Gubernur Sumsel pada pemilukada tahun 2018 lalu. Masyarakat menunggu agar janji beliau ini dapat segera terealisasi. Masyarakat Sumsel sepertinya sudah tidak tahan lagi bertaruh nyawa ketika harus menggunakan jalan lintas Sumsel dari Kabupaten Lahat – Kabupaten Muara Enim – Kabupaten PALI – Kota Prabumulih hingga ke Palembang.

Masalah angkutan batubara ini, Aan Kurniawan dalam akun facebooknya menulis surat terbuka  untuk Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Begini isi surat terbukanya

surat terbuka untuk gubernur sumatera selatan…

Assalam muala ikum Wan

salam sejahtera untuk kita semua

yth Bapak gubernur sumatera selatan

Pak bukan kah sebelum menjadi gubernur bapak pernah berjanji untuk men stop angkutan batubara melalui jalan sudirman lahat muara enim prabumulih oi dan palembang??

Apakah pernah dikaji Amdal yg di akibatkan angkutan batubara tersebut??

Apakah bapak tahu berapa korban yg meregang nyawa akibat ditabrak mobil angkutan batubara?

Apakah bapak tahu bahwa ada jenazah di dalam ambulan yg terselip diantara macetnya jalan akibat armada batubara??

Apakah bapak tahu akan terjadinya perseteruan kelompok kelompok yg katanya pengaman angkutan armada batubara??

tolong pak jelaskan kepada kami??

mengapa batubara tidak diangkut melalui jalur kereta api?

tolong pak!!

pagi hari kami banyak melakukan aktifitas baik itu mengantar anak sekolah,bekerja atau kegiatan lain nya,diwaktu bersamaan mobil batubara kosong melaju dengan kecepatan tinggi dengan kondisi mengantuk mengancam aktifitas kami,,belum lagi suara knalpot bising yg dikeluarkan oleh armada batubara, terkadang sopir pun masih anak anak yg masih diragukan kelengkapan surat surat nya…

kami seperti dihantui oleh sosok pembawa batu hitam!!!

berikan solusi bijak agar semua pihak tidak ada yg dirugikan baik itu pengusaha pedagang supir maupun masyarakat itu sendiri..

tolong jangan bebani masyarakat lagi,karena dengan masih rendahnya harga sawit dan karet akan memancing masyarakat untuk melakukan tindakan pungli yg tentunya sangat bertolak belakang dengan salah satu program pemerintah tentang pemberantasan pungutan liar..

dan tentunya masyarakat lagi yg akan dirugikan

Demikian sedikit keluh kesah kami yg dapat disampaikan

Atas perhatian atau tidak diperhatikan nya suara hati kami,kami ucapkan terima kasih.

wassalam

salam sejahtera untuk kita semua bertanya tanya (TA)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *