Syahrudi:DD 2019 Tiyuh Gunung Sari Fokus Bangun Fasilitas Umum

Tulang Bawang Barat (MNN)— Tiyuh Gunung Sari, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat fokus bangun fasilitas umum dari anggaran dana desa (DD) tahun 2019.

Kepala Tiyuh Gunung Sari, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat Syahrudi mengatakan, tahun ini melalui kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp8.35 000.000.

Dirinya berkomitmen membangun tiyuh yang dipimpinnya sejak bulan November tahun lalu.
Syahrudi menjelaskan, tahap pertama realisasi dana desa itu, ia membangun tiga titik gorong-gorong dengan pagu anggaran Rp10763000 per titik.

“Lokasi gorong-gorongnya, kita bangun di suku 1, 2, dan 3. Tujuannya agar mempermudah akses lalu lalang masyarakat dan ketika hujan air pembuangannya juga lancar,” terang dia, ditemui di balai tiyuh setempat, Minggu (6/10/2019).

Sementara untuk tahap ke dua. Dirinya merealisasikan DD untuk membangun tempat lokasi pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya.
“Tahap yang kedua kita bangun Posyandu. Lokasinya berada di samping balai tiyuh. Untuk dananya sendiri itu, menghabiskan dana Rp140 jutaan,” ungkapnya.

Syahrudi mengaku, selain fokus pembangunan di bidang fisik. Dirinya juga fokus membangun ekonomi kreatif bagi warganya.

“Kita kan ada juga pembangunan di non fisiknya. Seperti pelatihan BUMT dengan penanam sawit kemarin baru tiga hektara. Tanahnya itu kan milik tiyuh. Kita ingin selain kondisi pembangunan fisik tiyuh menjadi lebih tertata dan bergeliat, kondisi ekonomi masyarakat pun bisa menjadi lebih baik,” jelasnya.

“Kalau pendapatan ekonomi warga meningkat, mereka pun tidak perlu lagi jauh-jauh ke daerah lain untuk mencari kerja. Kita berusaha menciptakan lapangan pekerjaan sendiri di tiyuh. Saya juga berharap masyarakat dapat menciptakan keterampilan dan mandiri. Sehingga enggak terus menerus bergantung dengan bantuan. Ini kan sesuai dengan nawacita dana desa membangun daerah dari tingkat bawah atau kampung,” tambah Syahrudi.

Dia mengaku, untuk pencairan DD tahap ke tiga. Dirinya akan kembali membangun tiyuh di bidang fisik berupa onderlagh.

“Kita akan buat onderlagh dengan panjang 1 KM. Terletak di Suku 1 sepanjang 700 meter dan di Suku 3 sepanjang 300 meter,” tutupnya.(ADV)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *