Listrik Tanpa kWh,Kepala Tiyuh Sakti Jaya Terindikasi Fiktifkan Anggaran Pembayaran Listrik

Tulang Bawang Barat,Medianusantaranews.com- Kepala Tiyu Sakti Jaya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat terindikasi melakukan manipulasi pemasangan listrik dengan tidak menggunakan kWh,dan diduga angaran yang dianggarkan dari dana desa tahun 2019 Fiktif dalam pengelolaannya.

Kantor Tiyuh/desa Sakti jaya Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang barat, disinyalir melakukan pencurian arus listrik oleh kepala Tiyuh Ehfanudin. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya KWH di Kantor Tiyuh/desa Setempat.
Dari hasil Pantauan, meski sudah dicari dimanakah keberadaan KWH tersebut, Namun sayangnya tetap ditemukan terpasang di kantor Tiyuh/desa Sakti jaya tersebut.


“Dan bahkan bangunan gedung posyandu yang diberi nama mawar dan dibagun pada tahun kemarin yang berada tepat di samping kantor desa tersebut juga tak memiliki KWH. 


Menurut Informasi,salah satu warga Tiyuh/Desa Sakti Jaya yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan bahwa seperti itulah keadaan lampu listrik pada kantor tiyuh Sakti Jaya tersebut.” Alah Mas, sudah lama kok kantor Tiyuh ini gak ada meterannya (KWH),” Terangnya.


Lanjutnya,dikarenakan listrik tidak bayar maka pemakainya pun jojong tanpa ada hambatan.”Lihat saja lampu bohlam depan kantor tiyuh/desa ini, selamanya gak pernah mati idup terus,” jelasnya lagi.


Anehnya meskipun anggaran pada tahun 2019 dari dana desa untuk Penyediaan operasional pemerintah desa seperti (perlengkapan perkantoran,pakaian dinas/atribut ,listrik/telpon dll)dianggarkan setiap tahap dana desa mungkin mencapai puluhan juta rupiah, naasnya, keberadaan kWh tidak ada bagaimana cara membayarnya dan diduga anggaran untuk pembayaran listrik fiktip ditiyuh Sakti Jaya.

Sampai berita ini diterbitkan, Belum ada pernyataan dari pihak Tiyuh/desa Sakti Jaya, saat ditemui dikediamannya Ehfanudin tidak ada dirumah begitu juga sekretaris tiyuh,Meski sudah berusaha dihubungi Via telepon selulernya tapi tidak ada respon melalui via celulernya maupun via pesan singkat WhatsApp. (Reki)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *