Lampung Barat Terjadi Perubahan Definisi Terhadap ODP


Lampung Barat.Medianusantaranews.com – Dalam penanganan Virus Corona (Covid-19) dihari yang ketiga ini, Kepala Dinkes Pemkab Lampung Barat Paijo S.Km, kepada wartawan media ini menyampaikan bahwa Lampung Barat telah terjadi perubahan definisi terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) dimana yang dimaksud dengan ODP adalah orang yang mempunyai riwayat pernah melakukan perjalanan di daerah yang terdampak Covid-19, dan saat ini mengalami gejala yang mirip Covid-19 yaitu demam diatas 38 derajat, sesak nafas, batuk dan pilek, sedangkan skrining adalah orang yang mempunyai riwayat pernah melakukan perjalanan di daerah yang terdampak namun tidak mengalami gejala seperti yang tersebut diatas”,jelasnya (21/3/2020)

Untuk data revisi ketiga tercatat sebanyak 39 orang masuk kedalam kategori ODP, sedangkan yang tercatat 504 orang lainnya masuk ke dalam kategori Skrining, tetapi tetap dilakukan pemantauan serta pengawasan oleh pihak kesehatan. Hal itu diungkapkannya di Posko dan Media Center Dinas Kesehatan Lambar, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar, Anggota Polres dan Kodim 0422 Lambar. 

Sementara itu Direjtur RSUD Lambar, Alimuddin Umar dan RSUD-AU, Dr. Wawan Widyatmoko S. Pb, mengatakan telah beredar kabar bahwa semalam ada pasien anak yang masuk kategori PDP rujukan dari Puskesmas Kebun Tebu, akan tetapi setelah dilakukan tindakan medis di RSUD-AU ternyata pasien tersebut mengalami gejala batuk pilek memang sudah sejak lama. Sehingga pasien tersebut tidak masuk kategori PDP, namun Pasien tersebut tetap dirawat di ruang Isolasi RSUD-AU. Hingga saat ini, ditegaskan Dr. Wawan bahwa sampai saat ini belum ditemukan Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Kepala Kominfo Pemkab Lambar, Maidar SH. M.S.i., atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan adanya tindakan cepat pihak RSUD dan RSUD-AU, maka diucapkan terimakasih atas kinerja para petugas kesehatan dari tingkat Kecamatan yang telah berjuang dengan semangat yang tinggi untuk mengatasi daripada virus Corona ini, dan Ia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengurangi atau menunda aktifitas di luar rumah sampai waktu yang telah ditetapkan. (Rodi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *