Lampung Barat, Medianusantaranews.com – Menyikapi dampak pendemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang semakin hari semakin terasa, seperti yang dirasakan warga pekon Canggu Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Provinsi Lampung, terutama bagi yang status ekonominya kurang mampu.
Senin (4/5), Pekon Canggu melaksanakan musyawarah khusus dalam rangka menetapkan masyarakat calon menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) yang didanai oleh pekon melalui Dana Desa (DD)
Peratin Umardani., menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima hasil survei yang dilakukan oleh tim relawan Covid-19 yang dilangsungkan selama Satu pekan berjalan.
“Kami sudah menerima hasil survei yang dilaksanakan oleh tim relawan covid-19 selama satu minggu ini yang langsung turun ke rumah-rumah warga, oleh tim terdiri dari Aparatur, LHP, tokoh masyarakat, pemuda dan juga perwakilan dari PKK,” ungkapnya.
Dimana dari upaya pendataan yang dilakukan menghasilkan sebanyak 188 Kepala Keluarga (KK) yang memenuhi syarat berdasarkan edaran dirjen PMD mengenai sasaran penerima BLT-DD.
Seperti Keluarga miskin yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata dan ada ART yang terkena penyakit kronis atau menahun.
“Dalam pendataan ini kami sangat berhati-hati jangan sampai ada warga yang sudah dapat PKH dan BPNT yang menerima BLT sebagaimana anjuran dari pusat, harus tepat sasaran dan jangan sampai salah penerima,” ungkapnya
Pihaknya juga menegaskan setelah musyawarah itu akan dikukuhkan dalam Surat Keputusan (SK) terlebih dahulu, untuk proses selanjutnya pembagian bantuan.
Sekedar diketahui dalam musyawarah tersebut selain dihadiri oleh Tokoh Adat,Tokoh Agama,Tokoh masyarakat, serta Babinkamtibmasdan babinsa setempat.
“Dalam musyawarah ini pendamping kami selalu mengundang perwakilan masyarakat guna wujud transparansi sehingga tidak ada kecurigaan,” jelasnya.
Sementara disampaikan Ketua LSM.Anton Cabara jangan sampai salah dalam pendataan/data penerima BLT.harus tepat sasaran mengingat hal ini sangat rentan. ( Rodi ).








