WADUH, JALAN PENGABUAN ABAB PALI RUSAK PARAH, WARGA KESAL MENANAMINYA DENGAN POHON PISANG

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Warga Desa Pengabuan kesal karena akses jalan desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) rusak parah. Bentuk kekesalan itu warga wujudkan dengan menanam pohon pisang di titik jalan rusak parah itu.

Kejadian itu viral karena fotonya sempat dishare ke group facebook  ” Berita Pali Terkini ” oleh oleh akun facebook ” Furba Ayahnya Farzan “pada, Rabu (02/02/2022) pukul 18.00.

Akun facebook yang mengehare foto dan status mengenai keluhan rusaknya akses jalan di desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI

Kondisi itu jelas menjadi pukulan telak bagi Pemkab PALI dan juga PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang kantornya ada di Desa Pengabuan Kecamatan Abab. Apa lagi ada titik jalan yang rusak parah itu tepat ada didepan Kantor Pertamina EP Asset 2 Adera Field.

Karena sebelumnya, tahun anggaran 2021 yang baru lalu perna dihebohkan kejadian Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI melalui kontraktornya CV RAISYAH PRATAMA  dengan PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field disinyalir disibukan dan saling klaim sebagai pihak yang mengerjakan proyek  Peningkatan Jalan persawahan  Desa Pengabuan.

Karena pada APBD Kabupaten PALI tahun 2021 ada dianggarkan proyek Peningkatan Jalan Sawah dan Jembatan jalan utama Menuju Persawahan Desa Pengabuan Kecamatan Abab dengan anggaran.Rp 1.492.020.000,-.

Sementara pihak PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field sendiri ada menurunkan alat berat, melalui program CSR Perusahaan untuk memperbaiki jalan persawahan desa Pengabuan yang ketika itu lokasinya diduga sama dengan Proyek APBD Kabupaten PALI.

Membangun jalan persawahan itu, pihak PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field melalui Yudi mengatakan bahwa perbaikan jalan persawahan dimaksud  merupakan program rutin perusahaan untuk perbaikan jalan perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan operasi Migas disesuaikan dengan ketersediaan anggaran 

Dijelaskan bahwa pihak perusahaan saat perbaikan jalan tersebut akan melakukan kegiatan monitoring program CSR kepada kelompok binaan Padi Organik yang melalui jalan tersebut.

Terkait akan dilaksanakan pekerjaan peningkatan jalan yang di lakukan Pemerintah Kabupaten PALI dilokasi itu. Pihak PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field menyebut, fihak pelaksana proyek APBD Kabupaten PALI yang dalam hal ini CV RAISYAH PRATAMA sebagai pemenang tender belam ada konfirmasi kepada pihak PT Pertamina Asset 2 Adera Field terkait adanya kontrak pekerjaan peningkatan jalan itu.

Memang itu sangat sejalan dengan Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, memberikan penegasan bahwa Perseroan (Korporasi) yang kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam diwajibkan untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Karena CSR itu sendiri sebagaimana UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, memang Perseroan wajib melaksanakan tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dianggarkan.

CSR adalah komitmen korporasi untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan menyumbangkan sebagian keuntungannya guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi korporasi maupun masyarakat pada umumnya.

CSR tidak hanya sekadar aktivitas kedermawanan (charity) atau aktivitas saling mengasihi (stewardship) yang bersifat sukarela, namun dalam perkembangannya di Indonesia menjadi suatu kewajiban korporasi sebagaimana tertuang UU Perseroan Terbatas tersebut.

Namun alasan Fihak PT Pertamina Asset 2 Adera Field sempat disindir warga yang berinisial Al.

Al mengatakan kalau memang perusahaan BUMN ini memiliki perhatian dengan sarana jalan masyarakat. Kenapa pihak perusahaan tidak memperbaiki saja sarana jalan masyarakat yang sudah dibangun APBD PALI yang ada dilingkungan dekat komplek camp PT Pertamina Asset 2 Adera Field ( PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field ) yang ada di desa Pengabuan, yang saat ini sudah hancur.

” Perbaiki saja dulu sarana jalan masyarakat disekitar lingkungan camp PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field Desa Pengabuan yang kini sudah hancur  daripada diduga ikut serta membantu sarana jalan yang sudah dianggarkan di APBD Kabupaten PALI ”Ungkap nya saat itu.

Terbaru, kondisi jalan di depan kantor PT Pertamina Asset 2 Adera Field itu kembali viral karena fotonya sempat dishare ke group facebook  ” Berita Pali Terkini ” oleh oleh akun facebook ” Furba Ayahnya Farzan.

Pada sharean akun facebook Furba Ayahnya Farzan itu, dibarengi statusnya yang mengatakan agar kondisi jalan desa Pengabuan yang rusak parah itu mendapat perhatian dari Pemkab PALI.

” Payo sanak-sanak dulurku, terkhusus nye Daerah PALI. Kami masyarakat setempat Desa Pengabuan ABAB Ikak lah kondisi jalan di doson kami pas sudem ujan. Kemungkinan kalu ade pemerintah pocok pcak bantu perbaikan untuk desa kami ikak. Sebab kalu di doson atau daerah yg laen jalan nye lah bnyak yg bagus… Cuma kami pcak berkeluh kesah mikaklah ” Tulis akun facebook Furba Ayahnya Farzan.

Sementara itu secara terpisah, Ketua LSM Siap dan Tanggap (SIGAP) Provinsi Sumsel, Suhaimi Dahalik SH ketika dimintai tanggapannya terkait masalah ini. Dikatakannya bahwa itu menunjukan tidak pedulinya Pemkab PALI, juga PT Pertamina Asset 2 Adera dengan akses jalan masyarakat Kabupaten PALI. merupakan. Padahal kata dia akses jalan itu merupakan jalan lama, jalan utama warga desa Pengabuan.

Apalagi lanjut Suhaimi, akses jalan rusak itu ada didepan pintu kantor PT Pertamina Asset 2 Adera. Itu berbanding terbalik dengan pernyataan pihak PT Pertamina Asset 2 Adera yang perna mengatakan perbaikan jalan sekitar daerah operasional perusahaan itu merupakan program rutin perusahaan. Bukan cuma itu, akses jalan masyarakat yang ada didekat perusahaan, memang menjadi tanggung jawab pihak perusahaan untuk menjaganya agar selalu baik.

” Sarana jalan yang ada didaerah operasional perusahaan itu merupakan tanggung jawab pihak perusahaan untuk memeliharanya agar selalu baik ” Ujar Suhaimi.

” Jangan cuma hasil bumi nya saja yang diambil, kepentingan masyarakat juga perlu diperhatikan oleh perusahaan ” Tambahnya.

Karena setahu dia, sudah sangat besar uang Kabupaten PALI tercurah untuk membangun akses jalan desa Pengabuan itu. Sangat keterlaluan kalau cuma untuk memelihara dan menjaganya agar selalu baik, perusahaan tidak mampu.

” Setahu saya, sudah sangat besar Uang Kabupaten PALI yang dianggarkan untuk membangun akses jalan desa Pengabuan itu, sangat tidak wajar kalau cuma menjaga dan memeliharanya Perusahaan tidak mampu ” Katanya.

Dirinya berharap agar pihak PT Pertamina Asset 2 Adera dan juga Pemkab PALI agar segera membangun jalan itu seperti jalan dari Babat Kecamatan Penukal ke Desa Pengabuan Kecamatan Abab yang saat ini mulus sudah di cor beton. Karena akses jalan itu, akses jalan utama perputaran perekonomian masyarakat sekitar. (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *