Banyuasin,medianusantaranews.com- Saat berikan sambutan diacara peringatan hari jadi kebebasan pers sedunia dan penyerahan anugerah sahabat pers tahun 2022 di salah satu ruangan balai pertemuan khusus dirumah Dinasnya secara blak-blakan dihadapan para pejabatnya dan pengusaha media siber Bupati Banyuasin H Askolani SH MH mengakui hingga saat ini masih belum bisa bayar advetorial kepada wartawan yang merilis kegiatan Bupati Banyuasin jajaran.
Dia tidak menyebutkan secara rinci nilai adv yang belum dibayar. Dia juga salut dengan kesabaran rekan-rekan awak media yang begitu tenang, sekalipun adv yang diajukan melalui Diskominfo masih belum dibayar, ucapnya.
Tanpa memberikan penjelasan mengapa adv itu belum dibayar, Askolani justru berkata “jika dizaman dirinya masih aktif di aktivis dulu, kejadian hal seperti ini sudah didemoin”, ternyata wartawan yang aktif di Bumi Sedulang Setudung tak seperti dimasanya dulu.
Akibat diungkapkanya adv yang belum di bayar itu ketika Bupati Banyuasin H Askolani SH MH meminta dijawab oleh awak media yang hadir dari 10 program prioritas Banyuasin Bangkit dan Sehat serta Sejahtera tahun 2023 tak satu pun wartawan yang meresponnya, padahal Askolani menawarkan hadiah tunai Rp 1 juta bagi yang bisa menyebutkan secara benar keseluruhannya.
Masih seputar itu Askolani meminta lagi kepada wartawan menyebutkan 5 saja dari programya dengan hadiah tunai Rp 5 ratus ribu pun masih tak ada yang mau jawab.
Pada intinya Bupati Banyuasin mengaku senang bisa menghadiri acara itu dan mendapat penghargaan dari perusahaan media siber (SMSI) dan berharap kerja-sama terus terjaga dengan baik, mudah-mudahan yang dibeberkan tadi segera direalisasikan, cuma bersabar karena dananya masih dicarikan dulu.
“Negara besar seperti Amirica saja juga punya utang, apalagi Indonesia termasuk di Kabupaten Banyuasin, tentu dengan cara itu bisa membangun dan membawa jadi nomor 4 nasional sebagai penghasil pangan beras tahun 2022 dan membawa Sumsel jadi 5 besar nasional”, katanya.
Masih keterangan Dia, dengan dana pinjaman dari Bank SumselBabel senilai sekitar Rp 87 milyar bisa dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan poros di 7 titik dan Alhamdulillah utang itu pun sudah lunas, maka Daerah lain di Sumsel belajar dengan kita “kok bisa di Banyuasin secepat itu melunasinya”. ungkapnya sekaligus menutup ceritanya.
Acara yang tanpa dihadiri anggota DPRD Banyuasin itu, tapi terlihat ada selain Bupati Banyuasin H Askolani SH MH juga ada Sekdakab Banyuasin H Senen Har, Kajari Banyuasin, Ka. PA Banyuasin dan perwakilan Kapolres Banyuasin serta terlihat beberapa sebagian Kepala Dinas yang sepertinya hanya yang mendapat anugerah dari pengusaha media siber di Banyuasin termasuk para Ketua pengurus lembaga media yang ada di Kabupaten Banyuasin,(tim-red)
Editor waluyo








