Kerusakan Jalan Walisongo Nyaris Memakan Korban Jiwa

Banyuasin,medianusantaranews.com- Kerusakan jalan Walisongo di Desa Persiapan Bukit Makmur Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan terlihat semakin parah, selain mulai pecah seribu, juga terlihat banyak yang belubang dan dasar jalan carbeton mengelupas, hingga tulang besicor keluar dan patah sampai melengkung, akibat itu nyaris memakan korban jiwa.

Sebut saja Bima warga jalan Walisongo Rt 17 B Desa Persiapan Bukit Makmur, mengalami kecelakaan tunggal di jalan corbeton di muara masuk jalan dari simpang menuju portal PTPN 7 Unit Betung Krawo.

“Besi behel sebagai tulang jalan cor yang di jalan itu terkelupas lalu putus dan melengkung akibat tiap harinya dilindas roda kendaraan truk bermuatan TBS milik PTPN 7 Unit Betung Krawo sehingga nyangkut pada pancatan rem, yang meyebabkan pengendara terjatuh,” ujar warga via WhatsApp, (7/8/2022).

Masih menurut warga, Bima kemarin oleh rekan kerjanya dibawa ke Musholah pak Sukino langsung dicarikan tukang urut. Kejadian Laka tunggal itu akibat besi behel sebagai tulang pengecoran jalan yang coran jalan terkelupas lalu besi behel itu keluar dan kemudian melengkung ngangkat dan nyangkut di besi rem motor sehingga korban jatuh, korban ngalami luka lecet di telapak tangan dan kaki sebelah kanan keseleo, lalu korban di antar oleh warga pulang kerumah,” jelasnya.

Beberapa wartaw­­­an yang membesuk korban dikediamannya, orang tua korban didampi­ngi keluarganya meng­atakan, kejadian ber­mula saat korban disuruh mandor tempatnya kerja membeli air minum dengan galon di Simpang jalan Walisongo sana.

Setibanya dilokasi kejadian, korban ngalami kece­lakaan tunggal akibat kendaraannya tersa­ngkut besi coran yang melengkung yang terke­san dibiarkan. “Anak aku Bima luke (terl­uka) lecet-lecet dan keseleo kaki kananya, tapi sud­ah di urut,” jelas Ibu korban.

Permasalahan tersebut menurut Ketua Forum Masyarakat Walisongo Bersatu (FORMAT), Subari berharap agar jalancor yang sudah rusak dan mengakibatkan besi sebagai tulang coran itu yang tiap hari dilintasi truk angkutan buah sawit milik PTPN 7 Unit Betung Krawo itu agar cepat dilakukan perbaikan sehingga tidak memakan korban yang lainya.

“Ya kita harap sesuai perjanjian dengan pihak PTPN 7 Unit Betung Krawo, mereka boleh memanfaatkan jalan itu dengan syarat, selain mengecor beton minimal 100 meter setiap tahun, juga bersedia melakukan perawatan jika ada kerusakan, karena yang banyak lintas truk angkutan TBS milik PTPN 7 Unit Krawo yang paling banyak dan kerusakan dijalan itu kemarin nyaris memakan korban jiwa yang diketahui korbanya masih warga yang dumisili dijalan walisongo,” menutup obrolanya dengan wartawan media ini beberapa saat yang lalu.

Terpisah, Meneger PTPN 7 Unit Betung Krawo saat dikonfirmasi oleh wartawan media ini via WhatsApp pada Senen (8/8) melalui Asisten Umum dan SDM, Mangasa olehnya dikatakan “Aku lagi di p balai, Baik pak nanti jd perhatian kami”, jawabnya pendek (MNN).

Editor waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *