Menghadapi Musim Hujan, Warga Betung dan Sukamulya Bakal Portal Jalan

Banyuasin,medianusantaranews com- Ruas Jalan yang ada dilingkungan RW 12 Kelurahan Betung sepanjang sekira 400 meter dan jalan Desa sepanjang lebih 500 meter yang di Desa Sukamulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan oleh warga di-2 titik jalan itu bakal diportal oleh mengantisipasi kerusakan pada musim hujan diakhir tahun 2022 ini.

Ganda warga Kelurahan Betung saat bincang dengan wartawan dikediamanya mengatakan bahwa dirinya akan mengkoordinasikan pada Kaling dan Lurah Betung, sebab sebentar lagi kita menghadapi musim penghujan dan jalan Desa itu selama ini dimanfaatkan oleh pihak perusahaan dari PTPN 7 Unit Betung, hingga kondisinya mudah hancur dan sudah sering kita lakukan gotong-royong untuk perbaikan, tapi ketika dilintasi truk angkutan buah sawit milik perusahaan itu, akhirnya hancur lagi.

“Secara lesan kami warga yang terdampak sudah kami sampaikan baik kepada Ketua RW 12 dan bapak Lurah Betung, terang Ganda kemarin.

Sementara, diruang kerjanya Lurah Betung saat dikonfirmasi, Sudirman membenarkan ada warganya membicarakan masalah kerusakan ruas jalan dari muara jalan lintas ini hingga kampus Madrasah Ibtidaiyah bisa tembus di afdeling empat milik PTPN 7 Unit Betung yang menurut warganya saat datang musim hujan ini mau di pasang portal guna mengantisipasi kerusakan semakin parah menghadapi musim penghujan akhir tahun ini.

“Memang benar jalan itu sering dilalui oleh kendaraan angkutan buah sawit milik PTPN 7 Unit Betung dan benar kalau kondisinya cepat rusak, juga oleh warga sudah sering dilakukan perbaikan secara swadaya masyarakat, tapi yang melintas banyak kendaraan perusahaan, mungkin itu alasan kuat warga dilingkungan RW 12 itu berniat memasangnya portal”, ungkap Lurah ketika itu dihadapan beberapa wartawan yang membincanginya.

Hal serupa pada waktu yang lalu diungkapkan langsung oleh Eko Santoso Kades Sukamulya Kecamatan Betung kepada wartawan, bahwa niat warga ingin memasang portal, sebab tak pernah ada baiknya jalan didesanya itu, sebab digunakan aktivitas kendaraan angkutan buah sawit milik perusahaan kawasan afdeling tiga PTPN VII Betung.

“Jika memang dari perusahaan ada inisiatif mau memperbaiki dengan cara di corbeton dan dilakukan perawatannya seperti dijalan walisongo Desa Persiapan Bukit Makmur itu tidak jadi masalah, artinya sama diuntungkan dan warganya mungkin tidak ada niat untuk memasang portal sekalipun datang musim hujan”, tegas Eko ketika.

Eko menambahkan, cepat rusaknya ruas jalan didesanya itu, akibat dari aktivitas kendaraan angkutan buah sawit milik perusahaan, ketika melintas sering melewati batas tonase, juga kapasitas kwalitas badan jalan itu tidak lebih 5 ton saja, karena aktivitas kendaraan angkutan TBS setiap melintas selalu diatas dari 5 ton, maka wajar cepat hancur jalan itu.

“Andaikata memang sudah ada kesepakatan dan musyawarah tidak ada permasalahan dan memang itu bukan jalan milik PTPN VII Unit Betung, namun jalan milik Desa dan pihak perusahaan itu hanya menumpang, tapi bikin jalan cepat rusak”, imbuh tokoh masyarakat yang sangat disegani di Desa Sukamulya saat ini.Terpisah, manager PTPN VII Betung Central di hadapan beberapa wartawan, Andre Manaf secara blak-blakan mengatakan ada masalah itu, tapi dirinya ngaku baru sebulan kembali menjadi manager dan masih banyak pemeriksaan dari Kantor Dereksi, maka belum sempat bincang masalah keluhan masyarakat penyangga.

Diakui Andre, memang ada aktivitas angkutan TBS yang melintas Didua jalan yang dimaksud namun sangat disayangkan pihak belum bisa berbuat banyak, ditambah dirinya menanyakan ke pihak tehnik bahwa alat berat miliknya yang bisa untuk melakukan perbaikan dijalan itu pun dalam kondisi rusak.

“Kami mau pinjam dengan Unit Betung Krawo atau di Unit Bentayan, selain jauh ditempat unit saja juga sangat membutuhkan alat itu, kwatirnya sedang mengerjakan yang disini, disana juga sangat membutuhkan alat itu, jadi sampai saat ini juga belum bisa berbuat apa-apa”, ucap Andre yang didampingi beberapa stapnya.

Andre Manaf menambahkan, wilayah Betung dan Lais ini terlihat cepat perkembangannya karena ada didalamnya perusahaan ini yang mulanya bernama PTPN X yang sekarang jadi PTPN VII, dan antara perusahaan dengan masyarakat saling diuntungkan, namun saat sekarang ini kondisi perusahaan milik BUMN sedang krisis benar-benar kandas makan perlu shering dengan berbagai pihak termasuk dengan media, tutup Andre.(MNN)

Editor waluyo.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *