PWI Tanggamus Mensosialisasikan UU Pers dan KEJ

Tangamus,medianusantaranews.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanggamus melaksanakan Workshop Pendidikan dan Sosialisasi Undang Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Rabu 18 Oktober 2023, di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Islamic Center Kota Agung yang diikuti ratusan guru SD, SMP hingga SMA/SMK yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Dalam workshop tersebut menghadirkan narasumber Wirahadikusumah Ketua PWI Lampung serta Iskandar Zulkarnain selaku Dewan Kehormatan PWI Provinsi Lampung.

Turut Hadir Pj Bupati Tanggamus yang diwakili Asissten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Setdakab Tanggamus, Suaidi, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Kapolres Tanggamus yang diwakili Kasi Humas AKP. M. Yusuf juga ada Dandim 0424/Tanggamus, Kejari Tanggamus, Kepala OPD, Kalapas Kota Agung dan Karutan Kota Agung.

Ketua Pelaksana Kegiatan Rio Aldipo menyampaikan, kegiatan Workshop Pendidikan dan Sosialisasi Undang Undang Pers dan KEJ diikuti sekitar 433 guru, mulai jenjang SD, SMP, SMA/SMK yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Ketua PWI Tanggamus M. Irwan juga menambahkan, Workshop ini digelar sebagai wujud kepedulian PWI terhadap perkembangan jurnalistik, khususnya di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Menurutnya, kebebasan pers seringkali disalah-artikan oleh oknum-oknum di lapangan. “Meskipun niat baik, dengan penyampaian yang tidak tepat hasilnya malah kontraproduktif. Yang imbasnya narasumber malah jadi resah, sehingga citra profesi ini semakin terpuruk di mata masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Irwan berharap dapat menambah wawasan para tenaga pendidik tentang tugas, kerja dan fungsi pers.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengurai wartawan merupakan profesi yang kerjanya diatur oleh kode etik jurnalistik (KEJ) dan UU Pers.

“Wartawan itu bekerja bukan mencari-cari kesalahan, tapi memberitakan fakta, mencari berita. Wartawan itu tidak ada yang namanya datang ke sekolah, minta uang bensin, karena undang-undang memang melarang hal seperti itu,” tegasnya.

Ia mengapresiasi kegiatan workshop yang dilakukan PWI Tanggamus. Hal ini menurutnya, bentuk kepedulian PWI terhadap dunia pers yang dituntut membangun SDM dari luar juga dari dalam.

“Kami terus menyosialisasikan tentang UU pers dan KEJ, karena ini menyangkut marwah profesi kami. PWI secara tegas melarang wartawan minta uang bensin atau hal lainya yang dilarang oleh UU Pers,” ungkapnya.

Untuk itu Ketua juga menginstruksikan semua anggota PWI harus menghormati profesi guru yang amat mulia dalam mencerdaskan bangsa.

Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan dalam sambutanya mengapresiasi giat workshop yang diselenggarakan PWI Tanggamus.

Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan terkait profesi jurnalistik bagi para peserta yang sebagian merupakan para Guru selaku pendidik di sekolah, sehingga dengan informasi yang disampaikan kepada peserta mampu memberikan pemahaman lebih lanjut tentang keberadaan dan posisi jurnalis atau wartawan yang sesuai dengan aturan dan kode etik yang ada pada Undang-undang Pers.

“Seperti kita tahu, sejak terbitnya Undang Undang Pers Nomor 40 tahun 1999, perkembangan dunia pers tumbuh subur. Pers merupakan pilar bagi semangat demokrasi untuk mewujudkan hak-hak dasar masyarakat dalam rangka mendapatkan informasi yang benar,” katanya.

Pers sebagai pilar keempat, lanjut Pj Bupati, setelah eksekutif, yudikatif dan legislatif, diharap mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah, termasuk mampu menciptakan pemerintahan yang demokratis.

“Keberadaan pers membantu program kerja pemerintah untuk disampaikan kepada masyarakat, baik melalui media cetak maupun media online atau elektronik, sehingga dapat diterima dengan cepat oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dalam workshop tersebut, Kepala SMK Negeri 1 Talang Padang Jamnur Hardy yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK di Tanggamus mengapresiasi adanya kegiatan workshop jurnalistik ini.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan workshop pendidikan ini sangat bernilai positif bagi dunia pendidikan. Dimana, dengan adanya kegiatan ini akan terjalin sinergitas antara dunia jurnalistik dengan para tenaga pendidik yang diharapkan kedepannya dapat memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tanggamus.(MNN/halimi jaya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *