Tanggamus – medianusantaranews.com
Keluarga besar SMA N 1 Talangpadang SANGAT BERSYUKUR , Dengan adanya lahan parkir yang Resmi untuk siswa siswi SMA N 1 Talangpadang, yang selama ini di nilai kurang tertib dan sangat mengganggu, resah dan tidak nyaman bagi warga karna parkir liar di perumahan lingkungan masyarakat yang di pergunakan parkir liar siswa Ini di sebabkan Keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam penyediaan fasilitas parkir yang memadai. Selasa. 4/11/2025
Penggunaan lahan di lingkungan sekolah sebagai area parkir juga menimbulkan masalah baru, yaitu mengganggu kegiatan belajar mengajar dan aktivitas sekolah lainnya.
Kepala Sekolah SMA N 1 Talangpadang, Sudirman, Spd., menjelaskan bahwa manajemen sekolah berinisiatif untuk bermusyawarah dan berkonsultasi dengan USPIKA (unsur pimpinan kecamatan). USPIKA menyarankan agar permasalahan ini dilaporkan kepada aparat setempat, yaitu Kepolisian Sektor (Kapolsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil).
Pertemuan pun diorganisir dengan melibatkan Kapolsek, Koramil, dan Kepala Desa (Pak Lurah) untuk mencari solusi terkait lahan parkir. Dari pertemuan tersebut, teridentifikasi ada potensi lahan yang dapat dimanfaatkan:
Lahan di depan sekolah, yang merupakan bekas area pabrik.
“Pihak sekolah kemudian meminta bantuan Kepala Desa sebagai mitra dalam merealisasikan solusi ini, Setelah melalui proses diskusi dan koordinasi selama kurang lebih dua minggu, disepakati bahwa penyiapan lahan parkir akan dilakukan secara bersama-sama oleh pihak desa, Karang Taruna, dan pemilik lahan.
Sudirman menambahkan, pihak sekolah menyarankan agar pengelolaan lahan parkir baru ini diserahkan kepada Karang Taruna dan pemilik lahan, Kerja sama ini juga dipandang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi sekolah, di mana pihak eksternal turut berkontribusi dalam mendukung fasilitas sekolah.
Terkait pengelolaan lahan parkir, Sudirman menjelaskan bahwa prioritas utama adalah adanya bantuan dan tersedianya lahan parkir yang memadai dan kenyaman kendaraan bagi siswa.
Pihak sekolah mengambil inisiatif untuk mengundang Camat, Kepala Desa, Kapolsek, dan Komandan Rayon Militer (Danramil) untuk mencari solusi bantuan bagi sekolah. Hasil dari pertemuan ini adalah identifikasi lahan parkir baru yang telah disebutkan sebelumnya.
Pihak sekolah tidak pernah melarang secara spesifik terkait parkir di lingkungan sekolah, hanya menyediakan serta menganjurkan tempat parkir yang aman bagi siswa, untuk menjaga keamanan atau kehilangan kendaraan.
Sekolah hanya menyediakan tempat parkir yang telah disepakati bersama, sebagai solusi atas permasalahan lahan parkir yang ada. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga siswa agar tidak ada peluang bolos sekolah.
Kalau parkiran resmi yang baru itu terjaga, dan ada petugasnya yg standby dan bagi siswa yang pulang sebelum waktunya jika ingin mengambil kendaraan harus ada bukti surat yang sah dari pihak sekolah, demi keamanan kendaraan yang di parkir.
Sementara itu, Kepala Pekon Banjarsari, Topan, berharap agar ada kontribusi dari sekolah untuk melibatkan Karang Taruna sehingga ada kegiatan dan pemberdayaan sekolah kepada Karang Taruna pekon Banjarsari khususnya. Dengan demikian, Karang Taruna dapat memberikan masukan untuk menunjang kegiatan-kegiatan Karang Taruna di pekon Banjarsari.








