MNN.com, Kalianda – Upaya menjaga kesehatan aparatur terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.
Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Way Urang, kegiatan skrining kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali digelar sebagai langkah deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) yang berpotensi mengganggu produktivitas dan kualitas hidup pegawai.
Program pemeriksaan kesehatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menyasar pegawai di berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi lebih awal faktor risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, kanker, hingga gangguan kesehatan jiwa, sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Pada Rabu (2/9/2026), giliran pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan yang mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan oleh tim dari Dinkes Lampung Selatan.
Staf PTM dan Kesehatan Jiwa Dinkes Lampung Selatan, Made Candra, menjelaskan bahwa kegiatan deteksi dini faktor risiko PTM tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran ASN terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mengendalikan faktor risiko penyakit tidak menular.
“Tujuannya untuk mendeteksi penyakit tidak menular pada masing-masing ASN atau diri kita sendiri, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan kesehatan jiwa atau stres,” ujar Made Candra, ditemui di sela kegiatan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat di kalangan ASN.
“Harapannya melalui deteksi dini ini kita bisa mengetahui penyakit tidak menular lebih awal sehingga kualitas dan harapan hidup menjadi lebih baik. Selain itu, juga untuk mencegah penyakit seperti jantung, stroke, dan diabetes,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, para pegawai menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan yang telah disiapkan oleh tim kesehatan. Mulai dari pengukuran indeks massa tubuh melalui pemeriksaan berat dan tinggi badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, hingga pengecekan kadar kolesterol dan gula darah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pegawai tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Antrean pemeriksaan berlangsung tertib dengan didampingi petugas kesehatan yang memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Salah satu ASN Dinas Kominfo Lampung Selatan, Rahmawati Naibaho, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara langsung di lingkungan kerja sangat membantu pegawai untuk mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan secara mandiri.
“Ya kami terima kasih dengan adanya kegiatan ini, karena bisa tahu kalau ada penyakit tidak menular sehingga bisa melakukan upaya penanganan lebih awal,” ujar Rahmawati.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin karena memberikan manfaat nyata bagi para pegawai, khususnya dalam meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat di tengah aktivitas kerja yang padat.
Melalui kegiatan skrining kesehatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan terus mendorong terbentuknya budaya kerja yang sehat dan produktif.
Selain menjadi sarana deteksi dini penyakit tidak menular, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran ASN untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)








