EVEN BUJANG GADIS PALI 2018, UNTUK PROMOSIKAN KABUPATEN PALI KE DAERAH LUAR

  • Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews

Sebagai Kabupaten baru di provinsi Sumatera Selatan, tentunya masih sangat dibutuhkan promosi promosi yang perlu dilakukan agar Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), agar DOB Kabupaten PALI bisa dikenal oleh daerah daerah lain. Berbagai macam kegiatan yang sudah dan sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupateb PALI demi mensetarakan DOB Kabupaten PALI dengan Kabupaten / kota lainnya.

Diantaranya yang perlu diketahui daerah luar adalah tentang kebudayaan Kabupaten PALI. Karena Kebudayaan merupakan cara hidup yang berkembang yang dimiliki oleh sebuah kelompok orang yang diwariskan turun temurun.

Saat ini DOB Kabupaten PALI sudah memasuki usia yang ke 5 tahun. Salah satu promosi yang sedang dilaksanakan untuk mengangkat Kebudayaan Kabupaten PALI serta memperkenalkannya di wilayah nusantara bahkan dunia, yakni mengadakan event Bujang Gadis PALI.

Hal ini isampaikan Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) , Ir. H. Heri Amalindo MM saat membuka Grand Final Bujang Gadis PALI 2018 di Gedung Orkes Pendopo PALI, Jum’at (27/07/2018).

Dikatakan Heri bahwa dengan kebudayaan kita dapat memperkenalkan daerah Kabupaten PALI ini ke daerah luar, salah satunya dengan mengadakan event Bujang Gadis PALI.

“Maka dengan terpilihnya Bujang-Gadis PALI ini mereka akan membawa dan menyampaikan visi dan misi daerah kita yang selama ini daerah otonomi baru yang belum banyak dikenal oleh masyarakat luar,’’ ujarnya.

Selama ini berkembang issu tendensius bahwa di Kabupaten PALI terkenal dengan daerah yang rawan tindak kejahatannya bukan dengan karena kebudayaan.

“Kabupaten kita terkenal dengan kejahatan karena itu sangat miris. Untuk itu kita tidak usah berdebat untuk membela diri untuk mengatakan bahwa issu itu tidak benar, namun yang perlu dilakukan dan ditunjukan oleh warga Kabupaten PALI adalah bahwa kita warga PALI itu orang baik-baik,’’ cetusnya.

Dan ini juga merupakan tugas tugas yang nantinya akan dilakukan oleh duta daerah Kabupaten PALI melalui Bujang Gadis Pali (BGP).

Bupati berharap kepada finalis supaya dapat menunjukkan potensi diri masing-masing sehingga dapat berkompetisi dengan sebaik mungkin.

“Juri kita dari Palembang dan Jakarta mereka tidak memihak dan tidak menentukan namun dari hasil kompetisi mereka menilai yang mana yang baik dan yang mana yang pantas menyandang juara dengan mendapatkan gelar Bujang dan Gadis PALI 2018,’’ Papar Bupati.

Pada event Bujang Gadis PALI 2018 (EGP 2018).yang berhasil menyandang juara Bujang PALI 2018 diraih nomor dada 03 atas nama Rifky sedangkan Gadis PALI 2018 diraih peserta nomor dada 02 atas nama Melty Putaria. Sementara untuk wakil 1 Gadis PALI atau runner up diraih Yolla, peserta nomor dada 04 dan juara wakil 1 Bujang PALI dimenangkan oleh Delfy Apriansyah. (EA)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *