Medianusantaranews.com, Tulang Bawang Barat,Lampung-Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah mengalokasikan Dana Desa, melalui mekanisme transfer kepada Kabupaten/Kota. Berdasarkan alokasi Dana tersebut, maka tiap Kabupaten/Kota mengalokasikannya ke pada setiap desa berdasarkan jumlah desa dengan memperhatikan jumlah penduduk (30%), luas wilayah (20%), dan angka kemiskinan (50%). Hasil perhitungan tersebut disesuaikan juga dengan tingkat kesulitan geografis masing-masing desa. Alokasi anggaran sebagaimana dimaksud di atas, bersumber dari Belanja Pusat dengan mengefektifkan program yang berbasis Desa secara merata dan berkeadilan. Besaran alokasi anggaran yang peruntukannya langsung ke Desa ditentukan 10% (sepuluh perseratus) dari dan di luar dana Transfer Daerah (on top) secara bertahap.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber dari APBN, dengan luasnya lingkup kewenangan Desa dan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan Dana Desa, maka penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. Penetapan prioritas penggunaan dana tersebut tetap sejalan dengan kewenangan yang menjadi tanggungjawab Desa.
Dalam peraturan Pemerintah diatas maka Tiyuh(Desa) Candra Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat merealisasikan Dana Desa dengan semaksimal mungkin agar kemajuan tiyuh Candra kencana bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat setempat.
Dikatakan M.Syaifulloh Kepala Tiyuh Candra kencana menyebutkan dalam program trobosan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini kini sangat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat,mulai dari peningkatan pembangunan Insfrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.”Tahun 2018 dari DD kita membangun Onderlagh,Drainase dan Gedung Kesenian tahap awal,” kata M.Syaifulloh saat ditemui di kantornya,pada Selasa(22/1/2019).
Pada pembangunan Onderlagh dia menyebutkan pembangunan tersebut terealisasi sepanjang 1200 meter yang terletak di suku 2,4 dan suku 5 dengan dianggarkan Dana Desa(DD) Tahun 2018 sebesar Rp.330.965.000. Selain itu, pada pembangunan lainnya seperti Gedung Kesenian tahap pertama 2018 dianggaran Rp.160.849.000 dan akan dilanjutkan finishing DD tahun 2019. Pembangunan lainnya yakni Drainase sepanjang 2500 meter biayanya Rp.42.210.000.
“Semuanya Alhamdulillah sudah terlaksana dan Terealisasi dengan baik tepat pada sasarannya,untuk gedung kesenian ukurannya 12X22 meter dan tahap kedua akan kita lanjutkan di anggaran DD tahun 2019 sampai dengan finishing,selain dikucurkan untuk pembangunan Insfrastruktur DD 2018 juga untuk pemberdayaan Masyarakat demi kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Ia berharap pembangunan yang sudah dilaksanakan itu mampu menunjang kesenjangan perekonomian pada tiyuh yang dipimpinnya tersebut serta, asas manfaatnya dirasakan oleh warga tiyuh Candra kencana.
“Saya berharap dengan apa yang sudah ada ini bisa saling menjaga agar asas manfaatnya dirasakan sepenuhnya dan kedepannya kita terus membangun apa yang menjadi Nawacita Presiden membangun dari pelosok desa hingga didalam kota,”pungkasnya.(ADV)














