Diduga Bangkrut, Asuransi BP 1912 Bayar Klaim Mencicil


Palembang,(MNN) medianusantaranews.com- Pengurusan Klaim Habis Kontrak di Asuransi Bumi Putra 1912 ternyata tidak mudah seperti yang dipromosikan saat merayu calon nasabah. Tak ada kepastiannya itu diduga bangkrut, maka tidak ada kepastian jadwal pembayaranya oleh perusahaan asuransi swasta tertua di Tanah Air, padahal berjanji mau bayar dengan sistem “mencicilpun” belum direalisasikan.

Sukirman nasabah asuransi tersebut sudah habis kontrak 10 tahun sesuai dengan perjanjiannya pada awal Agustus 2019 lalu sudah dapat menerima Uang Pertanggungan (UP) sebesar hampir Rp 52 juta dan semua berkas untuk mengurus klaim pun sudah diserahkan kekantor cabang Betung Kabupaten Banyuasin.

“Mungkin sudah saya komunikasikan secara langsung saya datang sendiri kekantor cabang di Betung baik via telepon juga melalui jasa kawan pun lebih dari 10 kali ditanyakan Klaim Habis Kontrak Asuransi saya itu, namun jawabanya tidak jelas”, ucap Sukirman dengan nada kecewa.

Selain itu lanjut Sukirman, melalui jasa kawan saya minta menghubungi Meneger Asuransi Bumi Putra 1012 langsung ke Kantor Wilayah Palembang Sumatera Selatan pun masih tidak membuahkan hasil, bahkan ada saat ditanya via WA saudara saya jawaban salah satu stap bidang meneger Admin menjawab dengan singkat “kalau wartawan yang berhak menjawab Dept Komunikasi ktr pusat dgn Alamat : Jln Jend Sudirman Kav 75 Jakarta”, ini jawaban Adi Nugroho.

Demikian pula via telepon jawaban Meneger Wilayah Bumi Putra Palembang, Martono R saat dihubungi ditanyakan masalah Klaim Habis Kontrak Asuransi atas nama Sukirman dikatakan Martono pertama meminta dikirim berkas kopian Polis dan tabel nilai klIm habis kobtrak asuransinya, cuma dijawab ” Terima Kasih”, jawabnya via whatsApp.

Berikutnya via telepon Martono mengatakan dirinya sedang rapat dan salah satunya membahas klaim habis kontrak atas nama Sukirman dari Betung, tetapi sampai detik hari ini belum ada realisasinya. Tak puas disitu Sukirman mencoba menghubungi Martono Meneger Bumi Putra 1912  Wilayah Sumsel kembali, namun yang mengangkat mengaku istrinya dan Bapak sedang dikamar mandi, jawabnya.

Tak patah arang memburu harta hasil keringatnya sendiri, Sukirman kembali menanyakan ke Kantor Cabang Betung, dikatakan Kacab Betung Okka Heriyadi pihaknya bersama rekan-rekan berusaha mencarikan dana klaimnya dan mengatakan “bagaimana kalau pembayaran klIm dengan mencicil”, tetapi buktinya cuma berbohong.

Yang bikin saya semakin bimbang dan terancam uang simpanan di asuransi itu bakal hilang saja kata Sukirman, setelah mendengar langsung keterangan Kacab Asuransi Bumi Putra Betung, Okka sendiri mengatakan bahwa perusahaan Asuransinya saat ini sudah Bangkrut, maka untuk membayar klaim kepada nasabahnya masih tertunda karena menunggu dana hasil menjual aset perusahaanya terlebih dahulu atau menunggu nada tagihan dari nasabah yang lain terkumpul, ungkapnya.(waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *