Muara Enim
medianusantaranews.com
Ratusan masa gabungan dari PS2PKI Korwil sumsel, massa aksi PSERBUK Korwil Sumsel dan massa solidaritas jaringan nasional menggelar unjuk rasa dihalaman Pemkab Muara Enim, Senin (10/02/2020).
Dalam orasinya para pengunjuk rasa menolak Omnibus Law dan RUU Cipta Lapangan Kerja (CILAKA) karena mereka anggap tidak berpihak kepada kepentingan buruh.
Unjuk rasa ini dikoordinir oleh Dewan Pimpinan Wilayah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia Sumsel (DPW KPBI Sumsel), yakni Ketua Adri Susanto dan Sekretaris Noprizal
Dalam orasinya, masa pengunjuk rasa mengharapkan anggota DPRD dan 0emerintah Daerah Kabupaten Muara Enim dapat menjembatani aspirasi ini agar tersampaikan ke Pemerintah Pusat dan DPR RI.
Selang beberapa saat setelah pengunjuk rasa melakukan orasinya, Plt Bupati Muara Enim diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra H.M.Teguh Jaya, MM didampingi Kadin Ketenagakerjaan Hj. Siti Herawati, SH Kaban Kesbangpol Drs. Andy Wijaya, MM, Polres Muara Enim, Kodim 0404, Satpol PP dan Dinas PBK beserta anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Wakil Ketua I Nino Andrian, Ketua Komisi 4 Jonidi, dan anggota Titit Susanti dan Yusran menerima massa unjuk rasa serta melakukan mediasi dengan perwakilan Unjuk Rasa.
Menanggapi hal ini Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Ketenagakerjaan akan menindaklanjuti dan menyampaikan aspirasi masa unjuk rasa ke Kementerian Ketenagakerjaan RI di Jakarta.
Berkat kerjasama pengunjuk rasa, Satpol PP, Polres Muara Enim dan Dinas Perhubungan dan semua pihak, unjuk rasa ini berjalan, tertib dan damai (Ab)








