
Pantauan malam ini, api membakar kendaraan yang sedang melakukan pengisian bahan bakar di SPBU 243.07.172 tersebut. 3 orang yang menjadi korban masing-masing 1 orang karyawan SPBU dan dua orang penumpang kendaraan. Usai insiden, SPBU tersebut kini ditutup sementara untuk proses penyelidikan dari Polres Musi Banyuasin Polda sumsel.
Menurut keterangan karyawan SPBU ketika dikonfirmasi mengatakan api berawal saat pengisian BBM pada pukul 18.20 WIB, saat nozel dimasukkan ke tangki. Api tiba-tiba muncul dari dalam mobil, dalam waktu singkat api membesar melalap kendaraan.
Ifran Soni karyawan SPBU, asal warga komplek Talang Duku Desa Teluk Kijing 3 Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ikut jadi korban dan 2 orang lainya masing-masing berinisial Al dan Ad warga Talang Jaya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin keduanya mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Swasta di Palembang.
Kapolres Muba melalui Kapolsek Lais AKP Herman Junaidi SH saat dimintai konfirmasi membenarkan ada kejadian tersebut. “Untuk kronologis kejadian kita masih lakukan penyelidikan dan akan melakukan interograsi kepada karyawan yang berada di lokasi kejadian, saat ini kita masih melakukan pengamanan lokasi kejadian,” terangnya semalam.
Kapolsek menambahkan, data sementara kejadian itu bermula pada saat pengisian bahan bakar kesebuah mobil, tiba-tiba api keluar dari dalam mobil dan langsung membesar tak ketulung lagi. “Ada 3 orang korbanya,1 orang pekerja SPBU dan 2 orang penumpang kendaraan,” jelasnya.
Masih menurutnya, bahwa terkait tangki mobil yang terbakar sudah dimodifikasi, dirinya mengatakan belum mengetahui secara pasti. “Sementara belum tau, masih dugaan. Dari luar mobil tidak ada perubahan, namun didalamnya seperti ada tambahan tangki,” ungkapnya.
Penjelasan Dandim 0401/Muba Letkol Arh Faris Kurniawan ST MT saat dilokasi kejadian bersama Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza mengatakan, begitu mendapat informasi bahwa ada kejadian kebakaran di pompa bensin yang ada di Kecamatan Lais, langsung mendatangi ke TKP.
“Syukur Alhamdulillah, tadi sudah bisa diatasi oleh pihak SPBU sendiri, sekitar 20 menit api sudah bisa dipadamkan. Bahkan menurut laporan dari Pak Kapolsek maupun dari Babinsa kami bahwa begitu petugas kesini kebakaran sudah bisa diatasi sehingga petugasnya hanya melaksanakan pengamanan,” tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini barang bukti berupa kendaraan yang terbakar sudah diamankan oleh pihak Polsek Lais, pemilik kendaraan masih dalam tahap pengejaran. “Masih dicari, tetapi identitasnya sudah dapat. Pihak manajemen SPBU sendiri besok rencana masih akan menutup operasional, sambil menunggu tim teknis dari Pertamina untuk meyakinkan bahwa alat-alat yang sekarang ada di Pom Bensin ini dapat dipergunakan dan berfungsi secara baik, ” harapnya.
Minibus yang terbakar saat pengisian BBM di SPBU 243.07.172 Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais Muba.Dari kejadian itu Dia menghimbau agar masyarakat tidak menggunakan tangki modifikasi dalam pengisian BBM dan pihak SPBU tidak diperbolehkan melayani kendaraan dengan tangki modifikasi.
“Kedepanya, masyarakat jangan menggunakan tangki modifikasi, dari pihak manajemen SPBU sendiri apabila sudah mengetahui bahwa itu kendaraan dengan tangki modifikasi agar memberikan himbauan dan tidak perlu dilayani, apabila mereka marah silahkan pihak SPBU melaporkan kepada kepolisian atau kepada kami, mudah-mudahan kami akan melakukan pendampingan dalam rangka penertiban,” tegas Letkol Arh Faris Kurniawan sekaligus menyudahi perbincanganya dengan awak media semalam. (MNN/yok)








