Kasat Pol PP dan Kaban BPBD Minta Petugas Vaksin Pasilitasi Guna Hindari Kerumunan

Medianusantaranews.com, ( Banyuasin)- Kasat Pol PP Kabupaten Banyuasin H. Indra Hadi saat diminta konfirmasinya diruang kerjanya terkait penyuntikan vaksin menghimbau kepada Petugas Vaksin dalam pelaksanaan pada tahab berikutnya nanti supaya menyediakan pasilitas guna menghindari peserta berkerumun saat pelaksanaan vaksinasi.

Dia menambahkan, agar tidak terjadi berkerumunan supaya petugas Vaksin membuat jadwal, sehingga tidak terjadi penumpukan pesertanya dan sistem tersebut juga perlu dilaksanakan ditempat pelayanan vaksin ditingkat Kecamatan maupun di Desa-desa.

“Sebenarnya yang lakukan pihak petugas di Gedung Sedulang Setudung itu sudah dan mendapat respon dari calon peserta vaksin, tetapi sangat disayangkan masih ada berkerumunan dan sudah dihimbau namun tidak diindahkanya”, sambung Kaban BPBD Banyuasin Alpian Soleh pasca penyuntikan vaksin.

Alpian mengaku senang pelaksanaan vaksin yang pesertanya membludak, dari Sat Pol PP ada sekitar 400 orang, sedang dari BPBD Banyuasin sekitar 200 orang, belum termasuk dari OPD lain.

Lanjut Alpian, itulah yang menyebabkan terlihat berkerumun dan awalnya giat itu sudah didaftarkan, namun peserta yang mau divaksi yang datang diluar dugaan.

Untuk itu kata Alpian, sepakat seperti yang disampaikan oleh Kasat Pol PP itu, agar petugas dalam pelaksanaan tahab berikutnya membuat batasan, sehingga selain bisa berjalan lancar pun terhindar dari berkerumunan, datanya sekaligus menutup perbincanganya.

Terpisah, Kadinkes Banyuasin dr. Rini Pertiwi ketika diminta komentarnya melalui Kabid SDK, Dani Asmara, SKM. M.Kes menjelaskan pihaknya juga mengaku kaget, karena yang hadir untuk divaksin melebihi dari yang ditargetkan.

Efek dari itu diakui terjadi kerumunan pesertanya, namun mereka juga pakai APD, tetapi berkerumun memang ada dan sudah berulang kali diperingatkan pihak Sat Pol PP dan BPBD pun masih ada yang tidak mengindahkannya.

Terimakasih sebenarnya dengan pihak Pol PP dan BPBD serta kepada peserta vaksin yang diselenggarakan mendapat respon positif, bahkan terlihat ada awak media yang ikut divaksin, ucap Dani.

Masih kata Kabid SDK, dalam lakukan vaksin itu, setiap peserta membutuhkan waktu lebih kurang satu setengah jam, karena usai divaksin harus ada jedah waktu istirahat untuk diketahui reaksi dari peserta itu dan saran dari Kasat Pol PP serta Kaban BPBD akan dilakukan pada pelaksanaan tahab berikutnya,(mnn/waluyo).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *