PEMBUNUH ANAK TIRI YANG SADIS DENGAN CARA DIINJAK DAN DICELUPKAN KESUNGAI DENGAN POSISI KAKI KORBAN DIATAS, BERHASIL DIRINGKUS

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Pelaku pembunuh anak tiri yang sadis dengan cara diinjak, dicelupkan kesungai dengan posisi kaki korban diatas akhirnya berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Polres PALI, pada Senin  (30/08/2021) lalu.

Tersangkanya adalah Anton Bin M Yamin (27th) warga Tebing Atmojo Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI – Sumatera Selatan

Sedang Korban adalah Niko binti Dedek (2th) warga SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan.

Pristiwa ini, sebelumnya sempat menggegerkan warga Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), lantaran diketemukannya mayat bocah lelaki berumur 2 tahun, belakangan diketahui bernama Niko binti Dedek warga SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan, di sebuah rumah kosong di Simpang Empat Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Kamis (26/08/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. lalu.

Jasad bayi lelaki berumur 2 tahun pertamakali diketemukan oleh warga, ketika itu sedang ditunggui saudari prempuannya yang bernama Niken binti Dedek (5th)

Berkat kesigapan Tim Elang Polsek Talang Ubi Poltes PALI, tidak sampai satu minggu, pelaku pembunuhan anak  secara sadis di Pinggir Jalan Unit VIII PT. MHP Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI ini berhasil ditangkap, pada Senin (30/08/2021).

Kapolres Kabupaten PALI AKBP Rizal Agus Triadi, S.i.k didampingi Kasat Reskrim AKP Alfredo Hidayat, S.H, S.I.K melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution membenarkan penangkapan tersangka.

” Saat ini tersangka pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Unsur Pasal 80 ayat 3 UU No. 17 Th 2016 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, berikut barang bukti 1 (satu) unit Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX Jambrong tanpa plat nomor polisi warna hitam, 1 (satu) lembar V.E.R, 1 (satu) helai baju kaos oblong lengan panjang dan 1 (satu) helai celana kaos warna panjang sudah diamankan dimapolsek Talang Ubi Polres PALI ” Ujar Kapolsek Talang Ubi.

” Motif pembunuhan anak dibawah umur ini, lantaran tersangka cemburu dan marah terhdap istrinya yang bernama Rapika Dewi (24th) Warga SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan, sehingga melampiaskan kemarahannya kepada anak tirinya yang waktu itu terus menangis ” Tambah Kapolsek

Dituturkan Kapolsek lagi, kejadian tragis ini berawal terjadi keributan antara tersangka (Antoni) dengan istrinya yang bernama Rapika Dewi (24th) Warga SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan. Tersangka menuduh istrinya sudah berselingkuh, kemudian tersangka mengajak istri dan kedua anak tirinya yang bernama Niken dan Niko (korban) untuk jalan kependopo dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX.

Awalnya istri tersangka tidak mau naik motor, sedangkan kedua anaknya sudah terlebih dahulu naik keatas Sepeda motor yang dikendarai tersangka.

Tersangka tetap memaksa istrinya untuk naik keatas sepeda motor. Sehingga akhirnya melihat kedua anaknya sudah diatas motor, istrinya pun terpaksa naik juga keatas sepeda motor,

Tersangka mulai melajukan sepeda motornya dengan posisi Niko (2th) duduk didepan, Niken (5th) duduk ditengah belakang diapit ibunya.

Namun dalam perjalanan tiba-tiba istri tersangka melompat dari sepeda motor sambil berteriak meminta tolong.

Melihat istrinya sudah melompat turun dari sepeda motor. Tersangka bukan menghentikan laju sepeda motornya tapi mala terus tancap gas menuju ke arah Pendopo membawa kedua anak tirinya.

Dalam perjalanan, Niko yang masih berumur 2 tahun itu terus menangis. Kemudian saat melintas di Jalan Unit VI PT. MHP, tersangka menghentikan sepeda motornya dan mendorong korban Niko dari sepeda motor dan menyuruhnya berhenti menangis.

Tetapi Niko masih terus menangis. Tersangka jadi kesal dan kemasukan syetan, lalu tersangka memarkirkan sepeda motor, terus menginjak perut Niko dengan kaki kanan tersangka, yang mengakibatkan korban mengek dan tersendat napasnya.

Setelahnya, tersangka mengangkat lagi korban keatas motor dan menjalankan lagi sepeda motornya. Saat dijalan tersangka melihat ada sungai, dan lalu tersangka menghentikan motor dan membawa korban ke sungai. Ternyata menyiksa korban tidak cukup sebatas itu saja. Tersangka lalu mengangkat kedua kaki korban dengan kedua tangannya dan menyelupkan kepala korban kedalam sungai, hingga korban tidak bisa bernapas.

Kemudian tersangka menaikkan kembali korban keatas sepeda motor dan melanjutkan lagi perjalanan dengan posisi korban Niko masih tetap didepan, sedang saksi Niken tetap dibelakang.

Saat dijalan setelah disiksa diinjak serta dicelupkan ke sungai oleh tersangka, korban  tambah tersendat napasnya, sehingga tersangka kembali menghentikan sepeda motornya.

Tersangka meniup mulut korban agar korban bisa bernapas kembali. Tetapi napas korban semakin habis, sehingga tersangka menaikkan kembali korban keatas sepeda motor dengan posisi korban dipindahkan duduk dibelakang dengan dipegang oleh saksi Niken.

Saat dijalan tersangka mulai menyadari kalau korban sudah tidak bernapas lagi atau sudah meninggal dunia. Sehingga timbul inisiatif tersangka untuk meninggalkan korban Niko yang sudah meninggal bersama saksi Niken disebuah rumah kosong di di Simpang Empat Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Lanjut Kapolsek, setelah penyidik menerima Laporan Polisi, olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, maka penyidik mendapatkan informasi bahwa tersangka  Antoni sedang berada di tempat persembunyian di Daerah Kota Tangerang Jakarta Barat.

Mendapatkan informasi keberadaan tersangka tersebut, Team Elang Polsek Talang Ubi yang dipimpin oleh IPDA Arzuan SH segera bergerak cepat dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka, yangvsebelumnya sudah mencoba kabur ke Kota Tangerang Pulau Jawa. (Ab/En)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *