Dilantak Kendaraan Berat, Jalan Kabupaten di Sembawa Ancur-Mumur

Banyuasin,medianusantaranews.com- Entah yang bisa dibenarkan ataupun disalahkanya sebenarnya siapa?, terkait dengan kerusakan jalan kabupaten cor beton dari Desa Mainan-Desa Santansari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang kini sebagian kondisinya sudah ada yang ancur mumur (rusak parah) akibat setiap harinya dilantak kendaraan berat jenis Dum Truk yang diduga sedang bermuatan material bangunan proyek jalan tol Kapal Betung.

Pantauan dilapangan, diduga kendaraan itu bermuatan material berat untuk pembangunan jalan tol Kapal Betung yang pekeja kontraktor dari PT. Waskita. Padahal jalan kabupaten itu baru dibangun setahun anggaran tahun lalu, tapi sebagian kondisinya jalan tersebut telah memprihatinkan, jika tidak segera diperbaiki atau distop aktivitas kendaraan berat tersebut yang dikondisi lokasi jalan tanah timbun akan kembali seperti lahan aslinya.

“Baru beberapa bulan saja aktivitas bangunan jalan tol Kapal Betung itu dikerjakan dan lintas kendaraan angkutan materialnya melalui jalan tersebut, kini ada sebagian jalan yang sudah benar-benar ancur-mumur,” terang Rohiman kepada wartawan media ini pada hari Jum’at (17/6/2022).

Dia menambahkan, jika dibiarkan kendaraan yang melintas bermuatan material bangunan jalan tol bertonase hingga mencapai puluhan ton itu dibiarkan berlanjut, dapat dipastikan proyek jalan tol Kapal Betung belum selesai, namun badan jalan kabupaten merupakan akses bagi masyarakat setempat beraktivitas kekebun atau kesawah yang bakal kena imbas kesengsaraanya, ucapnya sekaligus menutup perbincanganya.

Hal senada juga diungkapkan Yanto warga setempat, terkait kondisi badan jalan yang didesanya bakal terancam cepat rusak minta supaya pemerintah daerah Banyuasin jangan pura-pura tidak mengetahui kondisi jalan yang baru bangun setahun lalu setelah dilalui oleh kendaraan angkutan material proyek jalan tol kini sudah mulai banyak yang ancur.

“Nanti siapa yang mau disalahkan dan siapa yang dibenarkan setelah kerusakan itu sudah terlanjur parah, maka agar pihak Dinas terkait secepatnya meninjau aktivitas kendaraan yang mengangkut material jalan tol tersebut”, harap Yanto sembari mengatakan dimana sekarang para wakil rakyat di komisi 3 DPRD Banyuasin.

Sayangnya dari pihak pelaksana proyek jalan tol Kapal Betung hingga beritanya diterbitkan oleh media ini belum ada yang sempat diminta konfirmasinya.

Kepala Dinas PUPR Banyuasin, Ir H Ardy Arfani saat diminta konfirmasinya via WhatsApp di jawab “Waskita sdh pernah koordinasi untuk memperbaikinya”, singkatnya.

Editor waluyo.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *