Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Dandim 0724/Boyolali Berikan Penghargaan Kenaikan Pangkat

Boyolali,medianusantaranews.com- Usai melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Makodim, Jl. Pandanaran Desa Tegalmulyo Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali, Dandim 0724/Boyolali memberikan penghargaan dan menyematkan tanda kenaikan pangkat terhadap 38 prajurinya. Sabtu (01/10/2022).

Upacara tersebut dipimpin oleh Dandim 0724/Boyolali Letkol Arm Ronald F Siwabessy, M.A. diikuti oleh seluruh anggota Kodim, jajaran Koramil serta perwakilan dari masyarakat Boyolali Jawa Tengah.

Letkol Arm Ronald F Siwabessy, M.A. menuturkan Upacara diselenggarakan tiap tanggal 1 Oktober tepat pada hari Kesaktian Pancasila, mengenang dan menghormati para pahlawan revolusi yang sudah lebih dulu berjuang untuk kemerdekaan negara kita.

“Pelaksanaan upacara ini sebagai perwujudan selaku anak bangsa yang menyadari bahwasanya pada tahun 1965 silam terjadi peristiwa nasional di mana ada upaya-upaya untuk mengubah ideologi Pancasila,” papar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menuturkan kita tidak boleh lengah, karena hal ini salah satu bahaya laten. Untuk itu kita harus menumbuhkan sikap mawas diri. Apalagi bangsa saat ini tengah menghadapi berbagai permasalahan.

“Ideologi Pancasila adalah harga mati, tidak bisa ditawar sebagai ideologi bangsa Indonesia. Ini sebagai wujud kita menghargai jasa pahlawan Indonesia yang telah menumpahkan darah juga bertaruh nyawa dalam perjuangannya mempertahankan ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia,” tegas Dandim.

Ia menjelaskan, kita diketahui bersama  bahwa bangsa Indonesia sangat luas, terdiri dari berbagai suku, agama, adat-istiadat dan juga budaya dibandingkan negara lain. Untuk itulah, Pancasila sebagai dasar negara menjadi pondasi dasar dalam mempersatukan bangsa dengan mengedepankan Bhineka Tunggal Ika.

Jadikan Pancasila sebagai pandangan untuk mempedomani sosialisasi kita berbangsa dan mengembangkan Indonesia lebih maju. Jangan pernah melupakan sejarah, karenanya dari perjuangan jasa pahlawan terdahulu tersebut manfaatnya bisa kita rasakan sampai saat ini,” pungkas Dandim.

Salah satu perwakilan warga Boyolali Faiz (44) juga mengatakan bahwa Hari Kesaktian Pancasila adalah salah satu tonggak sejarah bangsa Indonesia yang tak boleh dilupakan dan tak lupa doakan para pahlawan revolusi yang turut berjasa membangun negeri ini serta bagi para pemuda pemudi wajib meneladani makna dari Hari Kesaktian Pancasila dengan turut serta membantu pemerintah dalam hal pembangunan dengan kemampuan yang kita miliki.

Ditempat hari dan tempat yang sama Dandim 0724/Boyolali melanjutkan upacara Kenaikan Pangkat terhadap 38 prajurit dan Penghargaan sebagai Prestasi Prajurit.

38 prajurit TNI naik pangkat regular Bintara dan Tamtama Pelantikan berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali. Jln Padanaran Desa Tegalmulyo Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali.

Upacara kenaikan pangkat dihadiri seluruh Danramil para Pasi jajaran Kodim 0724/Boyolali, Ketua Persit KCK Cab XLV Dim 0724, perwakilan anggota Kodim 0724/Boyolali serta Prajurit yang naik pangkat didampingi istri.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Arm Ronald F Siwabessy, M.A. yang langsung pimpin upacara kenaikan pangkat mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat. Prajurit patut bersyukur, sebab sudah dapat lalui berbagai proses kenaikan pangkat yang panjang.

Letkol Arm Ronald F Siwabessy, M.A. menjelaskan bahwa anugerah kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi pendorong tumbuhnya etos kerja, karna semakin tinggi pangkat, maka akan semakin berat beban tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.

“Kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama periode 1 Oktober 2022 merupakan bentuk penghargaan. Sebagai bentuk penghormatan atas prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukan dalam laksanakan tugas pengabdian kepada TNI, bangsa, dan negara,” kata Dandim.

Ulang Dandim, bahwa anugerah kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi pendorong tumbuhnya etos kerja, karena semakin tinggi pangkat, maka akan semakin berat beban tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.

“Dengan naiknya pangkat, agar terus meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan kemampuan manajerialnya secara baik, kepemimpinan yang profesional serta proporsional dalam mengemban setiap tugas tanggung jawab jabatan,” pungkas Dandim,(MNN/Agus)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *