# Diketemukan Jasad Korban Kondisi Utuh #
Tulang Bawang,medianusantaranews.com- Heri Purnomo (50) selama empat hari hilang tenggelam di Embung diareal Pt. Swit Indo Lampung (SIL) Desa dan Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung berhasil diketemukan oleh Tim Gabungan dan Basarnas dari Kabupaten Tulang Bawang pada Selasa (26/09/2023) sekira pukul 11.30 wib.
Embung yang mempunyai kedalaman airnya berkisar 6-10 meter itu akhirnya jasad Heri berhasil diketemukan oleh Tim Gabungan dan Basarnas dalam kondisi telah meninggal dunia yang posisinya telungkup terjerat akar rumput tebal tak jauh dari lokasi akhir almarhum kembali nyemplung.
Heri Purnomo (50) karyawan Pt. Swit Indo Lampung (SIL) hilang tenggelam di Embung tersebut awalnya bertujuan untuk mencari sisa galon air bersih yang diangkut oleh truk kecelakaan dilokasi itu pada Kamis (21/09/2023) lalu dan ada puluhan galonnya yang tenggelam.
Pada pemberitaan sebelumnya, ketika kecelakaan dilokasi tersebut awak truk selamat dan sebagian galon air bersih diketemukan, namun masih banyak yang belum diketemukan. Hal itulah yang memicu warga setempat berupaya untuk mencarinya.
Diterangkan warga yang namanya tidak disebutkan itu mengatakan usai laka itu pada hari Jum’at (22/9) pencarian galon oleh warga berhasil menemukan galon sebanyak 10 buah dan hari Sabtu (23/9) masih diulang lagi dilakukan pencarian kembali mendapatkan galon 5 buah oleh tiga orang.
Masih tidak puas bersama dua rekanya almarhum berusaha nyemplung kembali namun yang dua orang rekanya tak lama langsung naik kedarat, tapi almarhum oleh rekanya ditunggu sampai 5 menit masih tak muncul, maka dua rekanya punya pikiran bahwa Heri telah hilang tenggelam, lalu dilakukan pencarian jasadnya tak diketemukan hingga petang waktunya.

Pencarian dilanjutkan pada hari Minggu (24/9) dilanjutkan pada Senin (25/9) pun masih belum diketemukan, padahal sudah diturunkan dari Tim SAR bahkan juga memakai alat Eksavator saat itu masih juga sia-sia hasilnya.
Untuk menemukan jasad korban juga diterjukan Tim Gabungan termasuk dari Basarnas dan berupaya menyedot air Embung tersebut hingga pada Selasa (26/9) jasad korban diketemukan dalam posisi telungkup tertutup akar rumput yang tebal dan kondisi tubuhnya masih utuh.
Dari keterangan Tim Gabungan bahwa jasad korban diketemukan dikedalaman 6-10 meter dan jasad korban itu masih utuh, karena dikedalaman itu rasanya dingin seperti dalam kulkas, ujar Adi saat berbincang dengan awak media usai menyaksikan mengangkat jasad korban.
Lanjut Adi, kabarnya usai diketemukan jasad korban langsung diserahkan pada keluarganya di wilayah Kabupaten Pring Sewu Provinsi Lampung, tukasnya.(Tim MNN)
Editor : waluyo.








