Muba,medianusantaranews.com- Ada proyek pengecoran jalan di Desa Karya Maju Ekstran A1 Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang dikerjakan oleh pihak ketiga dari Dinas Perkim Pemkab Muba menjadi pergunjingan warga, Pasalnya, selain dibilang bentuk jalanya mirip rel sepor, juga dikuatirkan bakal mengancam keselamatan pengendara R2, terutama bagi emak-emak yang mengantar dan menjemput anaknya.
“Sekedar memberikan saran saja, dikarenakan pembuatan jalan yang dianggap kurang tepat sebab nantinya akan membahayakan warga atau wali dan anak-anak sekolah”, Ag (33) wali siswa saat berbincang dengan wartawan hari (11/12/2023).
Masih menurutnya, banyak dikeluhkan ibu-ibu sebagai pengguna jalan, pengecoran jalan itu kenapa kok di buat seperti jalan kereta api saja, sedangkan ini pengguna jalan motor dan mobil coba, ditinjau lagi sudah tepatkah pembuatan jalan umum seperti ini.
Lanjut Ag, selain jalan Desa itu kan ada SD IT, Kalau bisa diperbaiki lagi dari pada nanti ada korban kecelakan, sekedar menyampaikan yang dikeluhkan warga dan para wali murid.
Ag menambahkan, akibat jalan itu di bangun corbeton, tapi mirip seperti jalan kereta api, terutama ibu-ibu mau belok nganter anak sekolah melintas dan membelok ke sekolah banyak yang hampir jengkelit atau terjatuh pak.
Yang sebaiknya dibagian tengah yang kosong itu ditimbun tanah saja tak apa, sebab ini musim hujan, jadi bakal ada gendangan air yang dalam sesuai dengan ketebalan ya, kan malah lebih berbahaya lagi.
“Yang jelas kondisi bangunan jalancor beton semacam itu membuat emak-emak banyak yang mengeluh, selain tambah mempersulit mau membelok masuk ke gerbang sekolah, karena jalanya menjadi sempit dan tinggi serta ketebalan cor membuat emak-emak takut, akhirnya melintas jalan halaman rumah warga setempat saat ini jadi jalan umum”, sambung Mj wali siswa kelas 2 SD IT.
Sebenarnya jalan tersebut bisa masuk untuk 2 mobil dulunya, tapi setelah dibangun dengan cor beton malah untuk melintas satu mobil tak bisa, gara-gara salah pengerjaanya. “Ya yang penting segera ditindaklanjuti segera, karena jalan dan mobilitas umum disitu, karena ada sekolahan dan pengguna jalan mayoritas ibu-ibu dan membawa anak kecil”, pungkasnya.
Hingga beritanya ditayangkan di media ini dari pihak Dinas Perkim termasuk dari Pemdes Karya Maju sendiri belum ada yang diminta untuk mengomentari terkait proyek jalan cor yang dianggap dikerjakan justru membuat sengsarakan masyarakat pengguna jalan saja.(MNN/waluyo)








