Pt.MRN Gelar Konsultasi Publik Terkait Studi AMDAL

Muba,medianusantaranews.com-Untuk mengawali langkah awal aktivitas pihak management menggelar giat Konsultasi Publik PT. MRN dan Pt. MAL dilakukan di ruang rapat Kantor Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hari Kamis (25/7/24) yang rencana kegiatan untuk pembangunan dan operasional perkebunan kelapa sawit serta fasilitas pendukung seluas 4.450 ha diwilayah Kabupaten Pali dan Kecamatan Lais Kabupaten Muba Provinsi Sumsel.

Pada moment diskusi Syamsul Sehat menyampaikan dari lahan seluas 4.450 ha itu ada 3000 ha lebih arealnya berada di Kabupaten Muba di Desa Danau Cala dan Rantau Kroya Kecamatan Lais.

Selain itu lanjut Syamsul, dampak dalam pengerjaan lahan oleh pihak perusahaan sebelumnya, justru lahan persawahan milik warga yang berada disekitar lokasi perusahaan hingga saat ini tidak dapat lagi kerjakan, karena pihak perusahaan PT. Proteksindo ketika itu kerjanya tidak profesional. Untuk lahan yang terlanjur rusak supaya diperbaiki terlebih dulu.

Terkait pembuatan perkebunan kelapa sawit, berapa persen dalam kemitraan dengan Pt MRN, berapa inti dan berapa untuk peserta plasma, kalau dulu-dulu dan sedang berjalan pembagiannya 60-40 prosentasenya, terang bapak yang akrab disapa Wak Sehat.

Hal serupa diungkapkan Firman Rako, beliau meminta Pt. MRN ada sekretariat apakah dibangun di Desa Rantau atau di Desa. Selain itu, dalam merekrut tenaga kerjanya agar dilibatkan warga dari Desa Rantau Kroya, demikian juga mengenai kebun plasma untuk warga agar diikut-sertakan.

Lanjutnya, mengenai lahan yang digarap itu berada di dua Desa, pada dasarnya kami ikuti aturan Pemerintah. Kemudian mengenai transportasi jalan darat agar lebih diprioritaskan, “Jangankan hanya untuk ranmor R2. Tapi untuk kendaraan R4 juga harus dibangun”, harapnya.

Sementara masukan dari Dishub Muba, untuk itu Pt. MRN guna menghindari hal-hal yang bakal timbulkan permasalahan dikemudian nanti agar dilengkapi aturan misal mengenai RTRW dan yang lebih penting perizinanya termasuk fasilitas transportasi, agar aktivitas perusahaan tidak ada kendala tatkala beroperasi.

Ka. DLH Muba kesempatan itu memberi saran mengenai 800 ha lahan kebun dan sawah ada ribuan ha yang saat ini tidak bisa optimalkan hasilnya dampak dari aktivitas perusahaan disarankan pihak PT berkoordinasi lagi pihak terkait agar sawah warga yang rusak terkena limbah ketika bisa kembali baik.

Camat Lais Marsopi, SKM. MM dengan kegiatan dari Pt. MRN tersebut sangat mendukung programnya dan disarankan supaya ditingkatkan komunikasi dengan warga, dalam hal ini dengan Kades.

Dengan hadirnya PT ini lanjut Camat , tentu akan banyak peluang lowongan pekerjaan. Untuk itu potensikan tenaga kerja lokal yang profesional. Mudah-mudahan dengan hadirnya perusahaan itu dapat peningkatan pola kehidupan perekonomian masyarakat setempat, tukasnya.

Willy Dirut PT. MRN kepada wartawan usai memberikan materi dikegiatanya mengatakan ini sebagai langkah awal untuk melakukan studi AMDAL kepada masyarakat khususnya dengan warga dan Pemdes dari Desa Danau Cala dan Rantau Kroya.

Dari kegiatannya Willy berharap dapat kemudahan segala sesuatunya baik dari Pemerintah Daerah pun masyarakat setempat dan peranserta media tentu sangat penting, tutupnya.

Hadir Camat, Polsek Lais, Koramil, Dirut PT MRN, DLH, dishub Kabupaten Muba serta masyarakat Rako dan Danau Cala.(MNN/waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *