Muba,medianusantaranews.com- Bermuatan kayu gelondongan truk tronton bernopol BH 6094 AU yang volume muatannya diduga melebihi kapasitas, yang akhirnya dan nyeret papan reklame yang membentang diatas ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim), tepat berada di Pasar Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (4/3/2026) sekira pukul 02.00 WIB.
Truk tronton yang disopiri oleh Priyanto Bin Slamet (47) warga Karua Maju RT.021 Kelurahan Londok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi diketahui melaju dari arah Betung menuju Jambi deng tujuan Bayung Lencir.
Akibat kejadian tersebut, kondisi plang papan reklame terlepas dan terseret. Dampak dari kejadian itu arus lalulintas arah Palembang ke Jambi sebaliknya sempat ngalami kemacetan.
“Kejadian itu terjadi akibat muatan truk tronton angkutan kayu karet yang susunanya meninggi bagian belakang, sehingga menyulitkan proses penanganannya”, terang Feri saat berbincang dilokasi.
Seret plang papan reklame
Beruntung Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Musi Banyuasin yang berada di Pospol Sukamaju bersama Sat Polsek Sungai Lilin bergerak cepat di lokasi untuk mengurai arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan di jalur utama tersebut terlalu lama.
Kesigapan petugas Satlantas dari Pos Pol Sukamaju bersama Sat Polsek Sungai Lilin patut diacungi jempol bergerak cepat mengurai kemacetan dan lakukan evakuasi dilokasi kejadian”, imbuhnya.
Saat kejadian terlihat susunan muatan truk tronton itu memang cukup tinggi di bagian belakang, sehingga melebihi kapasitas, aku sopir Priyanto saat dibincangi di lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sempat membuat arus lalulintas dari dua arah di ruas jalintim Palembang-Jambi dan sebaliknya mengalami kemacetan sementara.
Berkat kerjasama semua pihak, kemacetan arus lalulintas dapat diurai dengan cepat, tegas Aiptu Samusir, SH ketika ditanya awak media ini beberapa waktu yang lalu.
Hal senada diungkapkan oleh Iptu Marlin, SH MH Kapolsek Sungai Lilin (5/3/3026) pada pukul 10.28 wib, ketika dikonfirmasi untuk truk tronton itu sudah kami evakuasi pakai Alat Crain.
Lanjut Iptu Marlin, menunggu alat dari mereka saja tidak datang-datang, jadi arus lalulintas sempat terhambat perjalanannya dan sampai 1,5 jam kami mengevakuasinya, tutupnya.(MNN/waluyo)








