Bandar Lampung, medianusantaranews.com
Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Cabang Lampung menggelar sosialisasi Akselerasi Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) hari ini, (07/05). Kegiatan ini sendiri diinisiasi langsung oleh Kementrian UMKM RI yang berkolaborasi dengan Halal Center UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Kegiatan tersebut digelar di lantai 2 Almaz Fried Chicken Cabang Antasari, Kota Bandar Lampung dan dihadiri oleh puluhan pengusaha UMKM, Fungsional Ahli Madya Kementrian UMKM Asdiana. SE., MM, Staff Kementrian UMKM Inan Saputra, serta Perwakilan dari Dinas Koperasi Dan UMKM kota Bandar Lampung, Rafi S. Andhika dan Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Rahmat S. Ag., MM.
Dalam sambutannya, Asdiana mewakili Kementrian UMKM menyatakan jika pemahaman tentang NIB wajib diketahui oleh pengusaha – pengusaha UMKM mengingat pentingnya NIB ini bagi mereka sendiri.
“NIB itu adalah kartu identitas bagi usaha kita, pemerintah sendiri kemudian berupaya bagaimana caranya agara pengusaha UMKM saat ini dapat mudah memiliki dengan cara yang praktis berbagai macam perijinan hanya dengan satu kali akses” Terang Asdiana.
“Tujuannya digelar kegiatan ini adalah semoga kedepannya para pengusaha ini memahami dan kemudian bisa meningkatkan daya jual produknya karena kemudahan mendapatkan ijin edar, sertifikasi halal dan hal – hal lainnya yang menunjang legalitas peredaran produknya ” Pungkasnya.
“Maka untuk itu, selain dengan Dinas Koperasi dan UMKM didaerah – daerah, kami juga bekerjasama dengan lembaga – lembaga lain yang memang berkaitan untuk menyampaikan informasi ini kepada para pengusaha UMKM. Semoga kedepannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para pengusaha semua” Tutupnya.
Adhitya Zulkarnain Pendamping PPH eksentrik dengan rambut panjangnya, sebagai pelaksana kegiatan ini dari LP3H UIN Sunan Kalijaga menyatakan jika kegiatan ini adalah jawaban dari segala pertanyaan para pengusaha UMKM dilapangan.
“Ini sangat kami nantikan sebagai Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Sebab pertanyaan ini adalah temuan – temuan kami yang sering ditanyakan oleh pengusaha UMKM. Semoga kedepannya kegiatan ini bisa terus dilakukan bukan hanya di Bandar Lampung saja, tapi juga ke kabupaten dan kota lain di provinsi Lampung ini” Ungkap Adhitya.
“Kami sendiri didaerah siap tegak lurus dan mendukung penuh dengan segala daya upaya kami demi kesuksesan acara ini. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah pada pengusaha UMKM dan kehadiran bu Asdiana dan pak Inan langsung dari Kementrian UMKM adalah bukti nyata jika program pemberdayaan UMKM untuk naik kelas bukanlah hanya nawacita saja” Tutup Adhit yang juga seorang aktivis sosial ini.
Ucapan terimakasih juga disampaikan langsung oleh pihak LP3H UIN Sunan Kalijaga kepada beberapa pihak yang turut mendukung kegiatan ini seperti Almaz Fried Chicken yang menyediakan tempat tanpa biaya, Kepolisian Sektor Tanjungkarang Timur yang turut mengamankan dan beberapa anggota dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi Lampung yang membantu mencari peserta pengusaha UMKM yang belum memiliki NIB sama sekali.










