Banyuasin,medianusantaranews.com- Belum lama ini untuk memepringati Hari Bersih Sedunia di Sumatera Selatan pusat penyelenggaraanya di Alun-alun ibukota Kabupaten Banyuasin dan untuk mewujudkan Banyuasin bersih sepertinya masih banyak kendalanya, karena masih terlihat sampah yang belum dapat ditanggulangi secara baik, terlihat diwilayah Kecamatan Betung masalah sampah masih menjadi delima dan permasalahanya.
Tumpukan sampah diwilayah Kecamatan Betung yang terdapat di lingkungan RT 39 Kelurahan Betung tepatnya disimpang Kapuk jalan lintas Betung-Sekayu kondisinya kian memprihatinkan, selain menjadi pemandangan yang tak elok juga sudah menyebarkan aroma yang menyesakan pernafasan bagi warga yang berdumisili disekitar lokasi tumpukan sampah.
Juan (37) pengguna jalan transpotasi Betung-Sekayu yang sempat berbincang dengan wartawan media ini mengaku dadanya terasa sesak bernafas setiap melintas dilokasi jalan itu, karena terlihat tempat sampah yang berserakan itu sudah berbau yang aromanya menyengat sangat.
” Kami saja dalam mobil mencium bau tak sedap dari udara sampah itu rasanya mau mabuk, gimana bagi kesehatan warga yabg berdumisili dekat lokasi, apalagi terlihat ada yang buka usaha makanan, apa tidak resah dengan aroma yang begitu bau”, tanya Juan sembari melajukan kendaraanya beberapa saat yang lalu.
Warga setempat yang sempat berbincang dengan wartawan ini bahwa warga disepanjang jalan setiap bayar retribusi Rp 30 ribu melalui petugas kebersihan, tetapi kami disekitar ini masih kena imbas baunya saja, tidak siang tidak malam seperti inilah udara disekitar kami, cuma kami mau mengadu kemana,sebab ini sudah lama juga belum ada tindakan dari petugas kebersihan.

“Andainya warga disini tidak dipungut biaya kebersihan tak masalah kalau udaranya kotor dan tercemar semacam ini, persoalanya kami warga disini pungut biaya kebersihan, tapi terlihat sampah menumpuk didepan mata semacam ini tetap dibiarkan”, keluh warga yang meminta namanya tidak dicantumkan dalam pemberitaan.
Sementara saat dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Banyuasin tidak berhasil diwawancarai, menurut keterangan pegawai yang ada bahwa Pak Kadis beserta Kabidnya sedang ada dinas luar. Sedangkan dari penjelasan petugas kebersihan dari Kecamatan Betung bahwa kendala penanganan sampah di Betung itu persoalanya “dipembiayaan yang minim”, katanya.(waluyo)








