Banyuasin,medianusantaranews.com- Terkait kerusakan ruas jalan Walisongo yang belum setahun dibangun kini sudah mulai rusak kembali, kondisinya tulang besi pengecoran mulai mengelupas dan sangat membahayakan bagi pengguna jasa jalan tersebut. Agar kerusakan ruas jalan itu semakin patah, PTPN 7
Unit Betung Krawo berkenan melakuoan perbaikan. Namun perlu ada konunikasi terlebih dahulu selain dengan warga setempat dan yerpenting dengan Kepala Desa Bukit, terang Hariyanto Humas PTPN 7 saat berbincang dengan awak media ini kemarin.
Heri menambahkan perusahaan kami sudah ada perjanjian dengan warga jalan Walisongo, tetapi untuk perawatan yang rusak kita perlu komunikasikan dulu dengan Pemerintah Desa tersebih dahulu dan pada dasarnya kami siap melaksanakan itu.

Sementara Kepala Desa Bukit Kecamatan Betung, Agusmas saat ditemui diruang kerjanya (16/8/2019) mengatakan terkait masalah kerusakan jalan Walisongo itu, kalau memang ada yang mau melakukan perbaikan, mengapa musti kita tolak, apalagi dari PTPN 7, Kita kan sudah ada perjanjian.
Saya selaku Pemerintah Desa kata Agusman, sangat setuju jika pihak perusahaan itu berkehendak untuk memperbaiki, sebelum kerusakanya bertambah. “Silahkan kami yang juga Masyarakat Desa Bukit sangat setuju dan mendukungnya”, tegas Kades.
Namun demikian tambah Kades, walau pihak PTPN 7 yang melakukan perbaikan, tetapi angkutan buah sawit pun harus dibatasi disesuai dengan kapasitas kwalitas jalanya dan jangan melebih tonase standar 7-8 ton. Sebab setiap hari jumlahnya bisa ratusan unit truk angkutan yang melintas.
” Biar awet baiknya jalan itu bagi Masyarakat maupun perusahaan yang beraktivitas angkutan supaya mentaati keputusan bersama yang sudah kita sepakati, tujuanya biar hemat dan pihak perusahaan sudah sepakat melakukan perawatan supaya lebih ditingkatkan, apalagi saat ini sedang musim kemarau agar penyiraman jadwalnya ditambah supaya tiak menimbulkan debu”, tutupnya.(waluyo)








