WAY KANAN(MNN)- Berkaitan dengan pembobolan Toko/Kios yang terjadi di Kali Awi Indah Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Masyarakat menunggu tindakan tegas dari Polsek Negeri Besar Tegal Mukti.
Menyangkut laporan No. TBL /33/02/ 2020/ RESWK/ SEKNEBES, Bursah warga Kampung Kaliawi Indah Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan yang mengalami kebobolan Kios/Warungnya yang terjadi malam kamis dini hari kisaran waktu pukul 01.00 -04.00 Wib tanggal 27 Februari 2020, Yang menelan kerugiaan Lebih Kurang Rp.23.000.(Dua puluh tiga juta rupiah).
Menurut Bursah dia telah menurunkan Anjing Pelacak dari Kapolda Lampung untuk membantu anggota Kepolisian Kapolsek Negeri Besar Tegal Mukti guna menyusuri jejak pelaku, dimulai dari dalam Kios/Warung hinga memasuki kebun karet, menyeberangi sawah, menaiki bukit hingga menuju jalan raya kearah Kampung Kali Awi, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan. Setelah di Ikuti menuju salah satu rumah yang diduga salah satu pelaku pencuri tersebut warga Kampung Kali Awi dengan inisial JD.
Dan Bursah mengatakan dia sangat berharap kasus ini bisa segera terungkap namun sampai saat ini pelaku belum ditangkap.“Anjing pelacak itu kan sudah memberikan petunjuk kepada anggota Kapolsek Negeri Besar Tegal Mukti untuk dilakukan tindakan-tindakan yang sesuai prosedur kepolisian indonesia”, kata Bursah,Kamis (05/03/2020).
salah seorang warga Kampung Kali Awi Indah yang enggan disebutkan namanya mengatakan sering disini terjadi pencurian motor dalam rumah dan pembobolan Kios/Warung yang sampai saat ini belom pernah terungkap siapa pelakunya.”Sudah sering terjadi maling disini”,ujar dia.
Ditempat terpisah Fatoni Ahmad Kepalo Kampung Kali Awi Indah membenarkan hal tersebut sudah beberapa kali di Kampung kami ini terjadi tindak keriminal pencurian motor dalam rumah atau pembobolan Kios/Warung namun belum ada satu pun yang berhasil di ungkap oleh Jajaran Polisi Polsek Negeri Besar Tegal Mukti.Fatoni Ahmad juga mengungkapkan
“Maka sekarang bila ada masyarakat saya yang mengalami kehilangan sudah nggan melaporkannya lagi kedapa pemerintahan kampung atau kepolisian”, tegasnya.
Fatoni Ahmad berharap kepada jajaran Kepolisian Kapolsek Negri Besar Tegal Mukti untuk mengusut tuntas dan menggungkap semua tindak keriminal yang terjadi dikampungnya agar masyarakat dia tidak hilang kepercayaan terhadap Kepolisian dan pemerintahan kampung yang akhirnya melakukan tindakan hakim sendiri yang bisa merugikan semua pihak.
“Harapan besar kami agar pelakunya segera ditangkap”, Pungkasnya.(Reki)








