Banyuasin, MNN- Yang penampilan sederhana dan mengedepankan musyawarah serta kepentingan masyarakat, maka dalam pilkades serentak di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan yang In Sya Allah bakal diselenggarakan September 2020, masyarakat Desa Kelapa Dua Kecamatan Selat Penuguan masih kencang untuk menjagokan Rastam sebagai Kades periode 2020-2026.
Selama kepemimpinanya 6 tahun lalu, Rastam dinilai sukses merubah perkembangan berbagai pembangunan dan kegiatan peningkatan perekonomian masyarakat Desa Kelapa Dua. Banyak terobosan yang dilakukan olehnya menjadikan desanya lebih dikenal diberbagai daerah khususnya di Sumatera Selatan karena sosoknya yang berinovatif.
Sosok sang mantan Ketua Forum Kades di Kecamatan Selat Penuguan itu program membangun desanya seiring dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera bahkan di Desa Kelapa Dua dari 7 program andalan yang dicanangan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin itu telah dinikmati bagi warga Desa Kelapa Dua selama dipimpin oleh mantan Kades Rastam dan wajar jika seluruh kalangan masyarakat Desa Kelapa Dua masih kencang menjagokanya untuk 6 tahun kedepan, ucap warga yang juga sebagai Tokoh masyarakat Kelapa Dua, walau enggan disebut identitasnya dalam pemberitaan.
Warga yang juga sebagai tokoh masyarakat dalam memberikan komentarnya dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya itu menambahkan, sosok seorang Rastam itu terbuka disegala tugasnya apalagi menyangkut pengelolaan dana Desa. Semua unsur didesanya dilibatkan sesuai dengan tupopsinya, maka segala administrasi didesa Kelapa Dua sangat patut dicontoh, tutupnya.
Sementara mantan Kades Kelapa Dua Rastam saat dijumpai disela-sela kesibukanya mendampingi kontingen MTQ dari Kecamatan Selat Penuguan di tingkat Kabupaten Banyuasin di Pangkalan Balai (6/3/2020) mengungkapkan terkait pencalonan dirinya dalam Pilkades serentak dikatakan jika memang dari masyarakat Desa Kelapa Dua masih kencang untuk dipimpinya tentu tidak dapat menolaknya, sebab itu namanya amanah, katanya.
Untuk lebih detailnya mengenai Pilkades serentak dikatakan Rastam itu nanti sajalah saya lebih banyak menjelaskan. Untuk kepanitianya pun belum dibentuk, untuk baiknya berikanlah bagi warga yang lain berkesempatan untuk mencalonkan sebagai Kepala Desa Kelapa Dua juga, karena banyak yang lebih baik dan berpotensi dari gaya kepemimpinan saya, sehingga dalam pesta demokrasi ditingkat Kepala Desa pun penting, maka berikan kesempatan bagi warga hendak mencalonkanya, saranya dengan nada santai.
Terpisah Pjs. kades Kelapa Dua H Hadrawi saat diminta konfirmasinya terkait administrasi Desa sepeninggalan mantan Kades Rastam dikatakan bahwa memang benar dilihat secara admin selama Rastam menjadi Kades didesa ini cukup bagus. Wajar jika masyarakat Desa Kelapa Dua masih menginginkan beliau (Rastam,red) masih dijagokanya.
Secara Dinas kata H Hadrawi, pihaknya tidak ada kepentingan, tapi diakuinya selama pak Rastam sebagai Kades didesa ini, perubahanya sangat terlihat lebih maju. Namun demikian saya berharap kepada segenap lapisan masyarakat Desa Kelapa Dua harus lebih pintar untuk menentukan pilihan sebagai Kepala Desa yang baik.
Mungkin tidak lama lagi akan kami bentuk kepanitianya, sebab jika tidak ada perubahan jadwal pelaksanaan pilkades serentak itu disepenggarakan di bulan September 2020 mendatang, maka ini tugas kami dan masalah siapa yang akan dijagokan masyarakat Desa Kelapa Dua ini sepenuhnya ditangan warga Desa Kelapa Dua, mari kita doakan jalanya Pilkades nanti bisa contoh yang baik di Kabupaten Banyuasin, tutupnya.(waluyo)
.(waluyo)








