Minta Ditemui Dikantor Kadis PUTR Banyuasin eeeee malah Kabur

 

Medianusantaranews.com, Banyuasin- Banyak Kalangan menuding bahwa jalan lingkar yang di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan itu “yang baik cuma namanya”. Awak media ini hendak minta mengkonfirmasikan usai sidang paripurna kepada Kadis PUTR Banyuasin justru kabur meninggalkan kantornya, padahal dirinya yang meminta usai paripurna di DPRD itu minta ditemui diruang kerja dikantornya.

 

Diketahui Jalan itu sepanjang lebih kurang 10 kilometer mulai dari Km 42 Kelurahan Kayuara Kuning gerbang masuk Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin hingga Km 52 Gerbang keluar di Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III itu sebagai jalan alternatif juga sebagai icon Daerah Bumi Sedulang Setudung.

 

Bukan pada jalan lingkar saja yang untuk di konfirmasi, namun ada kerusakan jalan yang terdapat dikecamatan lain, seperti yang ada di Kecamatan Betung, Sembawa dan Tungkal Ilir yang ditegaskan oleh Yudianto, camatnya sendiri bahwa diwilayah Kecamatan Tungkal Ilir sampai sekarang tidak memiliki jalan utama, sekalipun ada jalan sekarang ini.

 

“Itu jalan milik perusahaan, maka Pemerintah Banyuasin tidak mau melakukan pengecoran dan pernah Bupati Banyuasin era Yan Anton ketika itu menjanjikan melakukan pengecoran jalan sepanjang 10 kilometer dijalan itu hanya sekedar menyampaikan janji politiknya saja”, ungkapnya.

 

Entah apa yang menyebabkan Kadis PUTR, Ir. H. Ardi Arfani, ST.,MM tersebut nekat kabur meninggalkan para awak media yang sudah dijanjikan untuk menemuinya diruang kerja dikantornya, Senen kemarin, sehingga berita persoalanya keluhan masyarakat kerusakan ruas jalan di Kabupaten Banyuasin belum ada kejelasanya.

 

Persoalan jalan seperti jalan lingkar sepanjang lebih kurang 10 kilometer itu disebut Yang Baik Cuma Namanya, Jalan di Kecamatan Betung sepanjang 100 meter penghubung antar Kadus di kelurahan Betung sudah 20 tahun tidak pernah dibangun, sekalipun ada diaspal bekas era masih dalam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang di Kecamatan Tungkal Ilir menumpang perusahaan dan di Kecamatan Sembawa belum sama sekali bau aspal atau pengecoran.

 

Informasi dari beberapa sumber dari dalam kantor PUTR sendiri dikatakan setaunya jalan lingkar itu hampir setiap tahun selalu disiram dana perbaikan melalui APBD dari Kabupaten Banyuasin yang nilainya hingga milyaran rupiah, tetapi faktanya belum sampai waktu 1 tahun anggaran berikutnya, kondisinya sudah morat-marit jika pengendara tidak berwaspada tak urung terjebak lubang, apalagi melintas pada malam hari, ditambah jarang melitas dijalan itu, bisa “BERBAHAYA”, ungkapnya.

Terlihat ruas jalan lingkar itu rusak parah mulai dari depan Mapolres Banyuasin pintu gerbang keluar/masuk sepanjang lebih kurang 16 km di Kelurahan Seterio semua sama rata rusaknya, sambung Sholikin.

 

Sholikin mengatakan, kalau dulu sebelum ada jalan tol dijawa ada nama jalan yang kasusnya yang setiap tahun selalu menjadi bincangkan publik yang namanya “Pantura”, jalan itu dari dirinya masih kecil paling keren kerusakan dan kemacetanya, tapi sekarang disana sudah lancar, sekarang muncul di Banyuasin, yang itu modusnya beda-beda tipis saja.

 

Mantan Konsultan dibidang kontruksi jalan itu menilai persoalan infrastruktur jalan seperti di jalan lingkar Banyuasin yang rusak disebut namanya modus atau kerenya dibuat ATM oleh oknum terkait, sehingga melalui kondisi jalan itu setiap tahun dialirkan dana perbaikan terus yang nilainya bisa milyaran rupiah.

 

Untuk perkara itu maksud Dia, ada keterlibatan dari oknum terkait yang membidangi bagian pengontrolan di DPRD, juga ada bidang bagian obyeknya di Pemkab setempat termasuk dari kontraktor sebagai pelaksananya, maka kalau disebut jalan itu yang baiknya diberi nama jalan “lingkaran setan”, sebutan jalan lingkar Banyuasin jadi yang baik cuma namanya itu benar, tutupnya.

 

Belum diketahui apa yang jadi alasan Kepala Dinas PUTR Banyuasin spontan meninggalkan ruangan dan kantornya, sehingga beritanya di tayangkan belum ada komentarnya.(mnn/waluyo)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *