Beradu Palak, Ruas Jalintimsum Banyuasin Sempat Macet 6 Jam

Banyuasin,medianusantaranews.com- Ruas Jalintimsum Palembang-Jambi sempat macet lebih kurang 6 Jam mulai pukul 12.00 wib hingga pukul 17.00 wib, akibat ada truk trailer beradu kepala dengan truk PS di Kawasan Pemakaman Desa Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera pada Akad (3/10/2021).

Kemacetan arus kendaraan dari titik kejadian dari arah Betung sempat terlihat dari Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung dan dari arah Palembang terlihat dari Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh.

Toni Sihombing sopir truk trailer nopol B 9513 BEI mengaku meluncur dari arah Palembang tujuan Jambi, sedang Truk PS nopol BG 8564 PD yang disopiri Tarjo datang dari arah Jambi melaju kencang langsung trabas masuk ke posisi jalur saya, sehingga trailer yang saya sopir itu sampai turun ke berm.

“Bersyukur kondisi badan saya selamat, tetapi kondisi truk trailer yang saya sopiri bagian kanan babas bingkas dan per roda depan patah dan rodanya pun meledak setelah dihantam Truk PS itu”, jelasnya saat ditemui dilokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun dari pemilik barang yang angkut Truk PS mengatakan, belum diketahui keberadaan, kabarnya mengalami luka serius dan dilarikan di RSUD Banyuasin untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat lantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam, S.Ik saat diminta konfirmasinya via sambungan telepon membenarkan ada Laka lantas di jalan Pelambang-Jambi.

Diakuinya sempat terjadi arus lalulintas mengalami antrian dari dua arah akibat Laka lantas tersebut, namun ketika itu juga sudah turun kelokasi. Selain mengevakuasi kedua kendaraan naas, juga mengurai kemacetan, jelasnya.

Untuk kemacetan arus lalulintas dari dua arah akibat Laka lantas tersebut juga terlihat ada kepedulian masyarakat setempat mengatur Kendaraan supaya tidak terjadi penumpukan volume kendaraan.

Terpisah, Zulkarnain juga pengemudi yang ikut terjebak macet mengatakan kejadian laka itu sekitar pukul 11.00 wib, karena truk PS yang mengangkut kopi itu datang dari Bengkulu, sebelum bertabrakan sudah terlihat oleng jalanya dan berkecepatan tinggi.

Masih menurutnya, kalau ada Laka Lantas dijalur dari Desa Durian Daun atau di Desa Lubuk Karet, kemacetan panjang tidak dapat dihindari, sebab tidak ada jalan alternatifnya.

“Begitu ada kejadian kecelakaan dan arus kendaraan mulai menyumbat jalurnya lebih baik istirahatkan kendaraan dan menunggu sampai lalulintas kembali lancar untuk melanjutkan perjalanya, ucapnya sembari menambahkan dalam sebulan dua kali melintas dijalan ini dari Pekan Baru tujuan Jakarta.(mnn/Biro-SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *