Tangerang,medianusantaranews.com- Mobil Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy saat tiba dilokasi aksi jadi sasaran lempar batu oleh massa ketika berusaha menenangkan warga Salembaran Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang Provinsi Banten yang sedang marahnya memuncak, karena truk angkutan tanah masih beroperasi di siang hari dan lintas pelajar SD hingga ngalami cacat permanen.
Wakapolda mengajak warga saat melakukan aksinya supaya tidak bertindak anarkis dan meminta kepada warga mempercayakan masalah tersebut kepada aparat terkait, ungkapnya kepada awak media pada Kamis (7/11/2024).
Kemarahan warga tak terbendung setelah ada korban seorang siswa SD tertindas mobil truck angkutan tanah yang mengakibat kaki siswa tersebut hancur dan mengalami cacat permanen. Mereka protes, karena truck angkutan tanah tetap beroperasi pada pagi hari.

Padahal telah diketahui Pemkab Tangerang telah melarang truk angkutan tanah beroperasi pada waktu di siang hari, namun saat upaya Wakapolda bersama jajaran menenangkan massa, tiba-tiba aparat dilempari batu oleh ratusan warga.
Suasana dilokasi tak terkendali dan kian menegangkan, akibat aksi warga kian memanas jajaran Kepolisian pun tarik mundur dan tetap berupaya menenangkan amukan warga itu, Wakapolda di evakuasi masuk ke dalam mobil Dinas.
Warga marah atas sikap Pj.Bupati Andi Ony dan Kadishub Pemkab Tangerang yang dinilai lemah dan tidak mampu mengawasi aturan yang sudah dibuat. Karena masih banyak truck angkutan tanah yang melintas dijalan diwaktu pagi dan siang hari tanpa mengindahkan aturan yang sudah ditetapkan dari pukul 22.00-05.00 Wib.

Beritanya ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian setempat.(MNN/red)








