Jalintimsumsel Palembang-jambi Macet Dari Desa Bukit- Lubuk Lancang

Banyuasin,medianusantaranews.com- Ruas Jalintimsum Palembang-jambi kembali macet lebih 20 Kilo meter dari Desa Bukit Kecamatan Betung hingga sampai Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Arus kendaraan yang melintas dari tiga arah mulai arah Jambi, Sekayu dan Palembang tersebut terlihat mulai macet dari pukul 13. 00 wib disaat aktivitas karnaval peringatan HUT RI ke 80 dimulai start dari terminal tipe A Rimba Asam menuju kearah lapangan perjuangan kampung 3 kelurahan Betung.

Dampak aktivitas tersebut hingga pukul 01.20 wib kemacetan arus lalulintas masih belum bisa diurai, bahkan antrian panjang terlihat terus mengular.

“Sesungguhnya terjadinya macet arus lalulintas itu bukan semata dampak dari aktivitas karnaval, tetapi kurang kesadarannya para sopir dengan instruksi petugas di lapangan yang akhirnya karnaval sudah bubar, kemacetan masih belum bisa terurai”, Ami ketika berbincang dengan wartawan di parkiran SPBU Sedompo, Jum’at dini hari.

Warga yang ngaku asal Mestong Provinsi Jambi itu mengaku sudah lebih 10 jam numpang parkir di area SPBU ini. “Dari saya nantinya masih juga mengantri dijalan kan lebih baik stop disini”, terang Ami  seraya menambahkan.

“Kan kalau istirahat ditempat ini rasanya aman dan bisa tidur pulas dan akan melanjutkan perjalanan setelah arus lalulintas kembali lancar”, tutupnya.

Hal senada diungkapkan Hasan yang beraktivitas di perusahaan subkon jalan tol dan saya terpaksa pulang memakai sepeda motor oleh meminjam punya teman dan mobil saya titip ditempat kawan.

Kalau sudah macet dari tiga arah begini dimungkinkan bisa sampai rumah besuk siang, ujar warga asal Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin.

Untuk itu Hasan berharap supaya pihak kepolisian setempat mampu memperlancar arus lalulintas di ruas Jalintimsum kembali lancar.

“Jika para sopir saling menyadari dan tidak mendahului tentunya kemacetan ini cepat terurai”, ujarnya nutup perbincangannya.

Beritanya sudah ditayangkan oleh media ini, belum ada keterangan resmi pihak kepolisian.(MNN/red)

Korlip : waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *