KEISTIMEWAAN MUNCULNYA SHINTA PARAMITA SARI DAN SYURYADI DI PILKADA KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2018.

Muara Enim, medianusantaranews.com

Sejak dari tahun 2008 yang lalu, maka kabupaten Muara Enim merupakan daerah yang sudah melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat adalah untuk yang ke empat kalinya pada tahun 2018 ini.

Dan sejak tahun 2008 lalu juga, maka pemilukada Kabupaten Muara Enim 2018 ini merupakan pemilukada yang sangat istimewa .

Alasannya adalah pertama sejak dari 2008 yang lalu, baru pada pemilukada 2018 ini Kabupaten Muara Enim bisa memunculkan pasangan calon dari jalur independen atau non partai. Kedua, sejak dari pemilukada serentak tahun 2008 lalu, baru pemilukada tahun 2018 ini munculnya calon bupati dari kaum prempuan.Ketiga, Calon Wakil Bupati yang mendampingi Shinta Paramita Sari, Ustadz Syuryadi merupakan calon Wakil Bupati Kabupaten Muara Enim pertama yang hafiz Alqur’an.

Keistinewaan ini merupakan kemajuan yang patut menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Munculnya pasangan calon jalur independen nomor urut 3, DR Hj Shinta Paramita Sari, SH, MHum dengan Syuryadi SE Msh setelah sukses mendapat dukungan lebih dari 40 ribu KTP, melampaui persyaratan KPUD yang hanya 35.149 dukungan KTP.. Ini juga merupakan suatu keistimewaan yang telah dicapai masyarakat di Kabupaten Muara Enim.

Hal ini disampaikan olehTim Kerja Pemenangan Shinta – Syuryadi, Yones Tober pada acara kampanye hari ketiga di Kecamatan Rambang Dangku, Senin (19/02).

Dikatakan Yones lagi bahwa pada pilkada Kabupaten Muara Enim tahun 2018 merupakan waktunya ibu-ibu menentukan pilihan karena mata pilihnya 51 persen perempuan dan laki-laki 49 persen,”. ungkap Yones,

Memang dari pantauan portal ini, setiapkali pasangan ini melakukan kampanye kedesa-desa, ratusan ibu ibu dan telawan Shinta – Syuryadi di masing masing desa antusius menghadiri kampanye pasangan ini.

Kampanye hari ketiga paslon independen nomor urut 3 di Kecamatan Rambang Dangku, Senin (19/02. Calon Bupati Muara Enim DR Hj Shinta Paramita Sari, SH, MHum dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan KTP dari masyarakat Kabupaten Muara Enim. Dan hal ini merupakan pertanda diterimanya dirinya dimasyarakat dan bisa diberi kesempatan lagi duduk bersama mendengarkan keluhan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan KTP dan dukungan masyarakat. Dengan begitu berarti kami bisa diberi kesempatan untuk duduk sebagai calon Bupati dan calon wakil Bupati Kabupaten Muara Enin” Ucap Shinta.

” Pada pencalonan kami ini ada 34 program unggulan yang akan dikerjakan jika terpilih nanti, yakni terdiri dari tiga program utama yang meliputi peningkatan kesejahteraaan, peningkatan pendidikan dan peningkatan kesehatan. Papar Shinta.

Ditambahkan Shinta lagi terkait pilkada Kabupaten Muara Enim yang sebentar lagi akan dilaksanakan, dia menjelaskan kalau hak pilih dan hak memilih adalah hak warga negara, terrmasuk ibu-ibu punya hak yang sama dan kebebasan untuk menentukan pilihan pasangan yang ibu ibu sukai.

Dalam kesempatan ini, Shinta Paramita Sari juga mengingatkan kepada ibu ibu, agar menjauhi politik uang dan tolak politik uang.

“Tolak kalau nantinya ditemui ada oknum oknum yang menawarkan jasa pemberian uang untuk memilih. Untuk itu saya menghimbau masyarakat dan ibu-ibu untuk menjauhi politik uang karena itu jelas ada pidananya,” Tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Tim Kerja Pemenangan Shinta-Syuryadi, Ustad Firdaus menyebutkan bahwa paslon independen Shinta – Syuryadi ada banyak program-program yang ditawarkan kepada masyarakat diantaranya 1 desa 1 hafiz quran, 8000 bedah rumah, 10 ribu kartu subsidi belanja, 5000 KWH gratis dan 1 desa 1 produk unggulan desa.

Sedangkan Tokoh Masyarakat setempat, AM Firdaus juga menyebutkan bahwa dirinya lahir di Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku, sudah 30,tahun mengabdi sebagai PNS di Kabupaten Muara Enim, sejauh itu katanya belum pernah ada yang mencalonkan diri sebagai calon Bupati dari tokoh perempuan. ” tapi pada tahun 2018 ini kebetulan ada wanita yang sanggup mencalonkan diri. Ini merupakan rahmat Tuhan, jadi kita harus ingat untuk mencoblos pada tanggal 27 Juni 2018 nanti, ¬†gunakan hak suara kita untuk rame rame mencoblos Shinta-Syuryadi nomor urut 3,” pungkasnya.

( Ab )




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *