Muara enim, medianusantaranews.com
Memasuki hari kelima jadwal kampanye paslon. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muara Enim Dr Hj Shinta Paramitha Sari SH MHum dan Syuryadi SE MSh mendatangi warga diKecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.
Pasangan calon dari jalur independen ini melakukan tatap muka dengan warga dengan memberikan materi kampanye secara dialogis.
Secara terpisah, Calon Bupati Muara Enim periode 2018-2023 Dr Hj Shinta Paramitha Sari SH MHum mendatangi warga di BTN Keban Agung, BTN Mandala, Buluran Atas Talang Jawa, Keramat Talang Jawa, Karang Asem dan BTN Azka.
Sedangkan, Calon Wakil Bupati Muara Enim Ustadz Syuryadi SE MSh melakukan kunjungan kepada warga yang berada di Bedeng Obak, Desa Lingga, Tanjung Buhuk serta Karang Asem.
Dari pantauan portal ini, kedatangan Calon Bupati Kabupaten Muara Enim 2018 – 2023 Dr Hj Shinta Paramita Sari SH MHum yang terkenal ramah dan memiliki senyuman khasnya, disambut antusius oleh warga setempat.
Calon Bupati pertama dari kaum Hawa ini dalam setiap kunjungannya lebih banyak menyampaikan kampanyenya seperti percakapan langsung dengan warga dalam menyampaikan program prigramnya. Sehingga nampak keakraban diantara mereka seperti pertemuan warga dengan kerabat keluarganya.
Di tengah tengah warga Shinta mengajak masyarakat untuk memilih sesuai dengan hati nurani mereka, bisa menfaatkan suara serta jangan golput. Shinta juga menyarankan agar warga jangan terpengaruh politik uang.
” Pada 27 Juni 2018 nanti, Kabupaten Muara Enim akan melaksanakan pemilukada, Saya berharap kita semua bisa menfaatkan hak suara itu, memilih sesuai hatinurani kita, jangan golput. Dan yang terpenting lagi kita semua jangan terpengaruh politik Uang” Ujar Shinta Kamis (22/02)
Karena lanjut Shnta pasangan calon yang menggunakan politik uang akan sangat merusak demokrasi didalam Pilkada. Terang saja calon yang menggunakan politik uang nantinya akan terjadi menurunnya sistim pelayanan kepada publik.
” Mari kita mendewasakan diri kita dalam memilih pemimpin. Memilih sesuai pilihan hatinurani kita. Agar kedepan pemimpin yang memimpin Kabupaten Muara Enim memang benar benar pemimpin yang dikehendaki masyarakat dan bukan karena jual beli suara” Tutur Shinta.
“Seorang pemimpin dituntut untuk bisa menghargai pendapat orang lain, namun bila pemimpin tidak mau peduli dengan pendapat orang lain maka tentulah pemimpin itu bukanlah pemimpin yang diharapkan”
” Dalam kesempatan ini, Saya bersama Ustadz Syuryadi mempunyai hajat sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim periode 2018 – 2023. Mohon do’a restu serta dukungan dari warga semuanya. Pada tanggal 27 Juni nanti cobloslah nomor urut 3, kalau warga semua mempercayai amanah ini” Ajak Shinta.
Sementara itu salah satu anggota Tim Kerja Kemenangan Sinar Syurya , Yones Tober mengungkapkan, kalau pada pilkada Kabupaten Muara Enim 2018 ini sunggu sangat istimewa, karena baru pertama kali Kabupaten Muara Enim memiliki” Srikandi asli ” asal Kabupaten Muara Enim yang memiliki kemampuan bisa maju di Pikada sebagai calon Bupati Muara Enim, itupun untuk yang pertama juga pasangan calon di kabupaten Muara Enim yang bisa maju dari jalur indepensen.
Ungkap Yones.
” Sedangkan calon Bupati Muara Enim, Ustad Syuryadi adalah calon Wakil Bupati Kabupaten Muara Enim pertama yang memiliki kemampuan hafizh Alquran” Tambah Yones
” Tahun pilkada 2018 ini, Kabupaten Muara Enim memang sudah dikaruniai Allah memiliki pasangan calon pemimpin yang sangat serasi dan tepat.
Mari jangan dibuang kesempatan ini, secara bersama pada tanggal 27 Juni 2018 nanti kita coblos nomor 3 untuk Bu Shinta dan Ustadz Syuryadi, Salam 3 jari” Tutup Yobes.
(Ab)








