BERAKHIRNYA PERJALANAN HIDUP SEORANG BEGAL TEMPIRAI PALI

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianesantaranews.com

Kabupaten PALI merupakan wilayah hukum Polres Muara Enim. Dan permasalahan tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) atau BEGAL, di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan sunggu sudah sangat meresahkan warga di bumi Serepat Serasan ini. Karena begal disini bersenjata api, tidak segan segan bertindak kejam pada korbannya, juga sangat kerap terjadi dimana mana.

Olehnya Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH Sik MH, memerintahkan kepada anggotanya agar dapat menindak tegas pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) atau Begal motor yang saat ini masih terjadi di wilayah hukum Polres Muara Enim ( termasuk Kabupaten PALI).

“Bila perlu kita tembak mati saja bagi para pelaku begal karena sudah sangat meresahkan masyarakat,” Tegas AKBP Afner kepada wartawan baru baru ini.

Kepada para ” BEGAL ” agar segera bertobat sebelum terlambat, karena perintah Kapolres Muara Enim ini bukan cuma gertak sambal belaka. Terbukti pada Kamis (26/7/2018), pihaknya berhasil menembak mati pelaku begal di wilayah hukum Polsek Penukal Utara Kabupaten Penukal Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Begal ini adalah Madon alias Udin warga Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI, berhasil ditembak mati dengan tiga tembakan, yaitu di kaki sebelah kiri di bagian pinggang dan di punggung belakang sebelah kanan.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun menyebutkan bermula anggota reskrim Polres Muara Enim mendapatkan info dari informennya bahwa pelaku sedang berada di lokasi jembatan PT Medco desa Tempirai Penukal Utara.

Selanjutnya Kapolsek Penukal Utara berkoordinasi dengan Kapolsek  Penukal Abab langsung menuju kelokasi keberadaan pelaku. Namun waktu mau di tangkap pelaku melakukan perlawanan dengan mengacungkan senpira ke arah petugas, sehingga akhirnya dilakukan tindakan tegas terhadap pelaku.

“Pada saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan dan petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kaki sebelah kiri, selanjutnya pelaku melarikan diri sambil mengacungkan senpi sehingga dilakukan tindakan tegas, dua peluru mengenai bagian pinggang dan di bahu di bagian belakang,” Kata Kapolres Muaraenim Akbp Afner Juwono, SH Sik MH, melalui Wakapolres Kompol  Ary Sudrajat SH Sik pada saat press Realise dihadapan jurnalis, Kamis, (26/7/2018)

Pelaku sebelumnya telah melakukan tiga kali tindak pidana berupa perampasan sepeda motor , selanjutnya pencurian buah sawit sebanyak dua ton  termasuk curas, korbannya di bacok dan di pukul dengan senjata. Tambah Wakapolres.

Bersama pelaku, barang bukti yang kita yang diamankan berupa, satu pucuk Senjata api rakitan (Senpira) berikut tiga amunisinya serta Satu bilah golok. Tutupnya (Aben)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *