Bertahun-Tahun Usaha Tahu Berformalin Beroperasi, Lurah Air Batu Ngaku Tidak Tau?


Banyuasin,medianusantaranews.com- Pengakukan Agustina yang merupakan orang nomor 1 di Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan itu membuat banyak kalangan timbul tanda tanya besar, Pasalnya ada warganya yang membuka usaha Tahu berformalin yang sudah bertahun-tahun beroperasi saat ditanya wartawan mengaku tidak tau jawabnya.

Anehnya, usaha milik warga Lingk 1 Rt. 24 Rw 03 Kelurahan Air Batu itu diketahui Ilegal, karena tidak ada sama sekali izin yang dikantonginya baik perizinan dari Kelurahan maupun dari Pemkab Banyuasin. Hal itu baru diketahui saat dilakukan sidak oleh Tim Pemkab Banyuasin yang dikomandoi langsung oleh Kasat Pol PP H Indra Hadi.

Tim yang terdiri dari Dinkes, Disnakhut, Dinas Perizinan, DLH dan Disperindag serta segenap Satuan Pol PP yang membidangi masalah tersebut berhasil menyita satu ember tahun yang sudah dicetak dan siap dijual serta cairan zat kimia serta sample air.
Yang ditemukan dalam sidak tersebut dalam satu lokasi usaha milik Koko Herman selain memproduk makanan jenis Tahu berbahaya itu, ternyata ada juga usaha ternak hewan babi yang dilarang keras oleh Perda Banyuasin itu dan diherankan oleh banyak kalangan dari pernyataan dari Lurahnya mengaku tidak sama sekali mengetahuinya.

Dirman, warga disekitar lokasi usaha Tahu Berformalin dan Ternak Hewan Babi ilegal, ketika ditanya wartawan media ini mengaku suka membeli makanan Tahu, tetapi tidak beli dari tahul milik Koko Hasan, karena Tahu dari situ diketahui pakai bahan kimia berbahaya, apalagi trmpat pembuatanya satu lokasi dengan Kandang Babi.

Kami kalau beli tahu itu diluar ditempat lain, sebab di Air Batu ini banyak juga yang membuat tahu yang tidak pakai formalin dan zat kimia yang berhaya lainya, jelasnya.

Tokoh pemuda Talang Kelapa Sumitro terkait masalah produk tahu dan usaha ternak babi dikatkan suatu hal yang mustahil, sebagai lurah diwilayahnya ada usaha ilegal sampai tidak mengetahui. Apalagi usaha itu sudah lama beroperasi, artinya Lurah Air Batu itu tidak kreatif dan tidak disiplin kerja, maka dipertanyakan kinerjanya lurah air batu itu, tegas Mitro menyudahi perbincanganya.(wal)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *