Bandar Lampung – medianusantaranews.com
Gerakan Komunitas Berantas Riba Lampung untuk menjadikan Avi Cenna menjadi walikota Bandar lampung menggantikan Herman HN meski samar, namun perlahan mulai tampak.
Diawali dengan gencarnya sosialisasi melalui medsos, kini Komunitas Berantas Riba mulai merambah turun langsung ke lapangan guna interaksi langsung ke masyarakat mengenalkan Avi Cenna Isnaini.
Bukan tanpa syarat tentunya, komunitas yang terdiri dari pemuda – pemudi serta para santri dari berbagai pondok pesantren se Kota Bandr Lampung ini bahkan menyatakan sepihak jika mereka telah “Membangun Infrastruktur” hingga ketingkat RT.
“Kami memang memiliki anggota dari berbagai kalangan, rata – rata adalah mantan korban dari praktek riba yang sangat merugikan” Kata Achmad Mujib, saat dihubungi melalui saluran ponsel (18/09).
“Meski saat ini saya sedang bekerja di luar daerah, tapi perwakilan saya di Bandar Lampung sering saya kontak, agar terus semangat membangun jaringan hingga menyentuh lapisan dasar pemerintahan di kota Bandar Lampung, yaitu tingkat RT” Papar Achmad Mujib.
“Saya juga terus menjalin komunikasi dengan para senior saya di Kota Bandar Lampung, untuk memberikan motivasi pada anggota kami” Imbuhnya lagi.
“Alhamdulillah, ada beberapa perkumpulan lain yang kemudian memahami kenapa kami berjuang keras untuk Avi Cenna Isnaini agar menjadi walikota selanjutnya” Tuturnya lagi.
Menurut Achmad Mujib, Avi Cenna Isnaini sangat layak menggantikan Herman HN karena memiliki program UKM yang tidak melibatkan praktek Riba dan memiliki cicilan ringan tanpa bunga.
“Ini yang kami ajukan, dan disetujui. Beliau tahun lalu menggelontorkan 20 juta untuk 20 UKM se kota Bandar Lampung. Kemudian dana itu kami putar dan Alhamdulillah saat ini telah meningkat menjadi 40 UKM di Bandar Lampung yang menggunakan dana tersebut berupa pinjaman tanpa bunga” Urai Achmad Mujib.
“Jadi nantinya, ada harapan dari kami jika kemudian Avi Cenna menjadi walikota Bandar Lampung, mau menyisihkan sebagian gajinya untuk dipinjamkan pada UKM kecil tanpa bunga” Harap Achmad Mujib.
Hebatnya, Achmad Mujib mengklaim jika dia dan komunitasnya mampu menyurutkan dukungan untuk salah satu kandidat terberat, karena anggota mereka berasal dari salah satu perkumpulan kandidat tersebut.
“Jadi memang komunitas kami ini terbentuk sejak lama, kenapa kami gembar gemborkan sekarang, karena ada harapan kami memiliki pemimpin baru. Peluang kami saya kira cukup besar, karena anggota kami loyalitasnya tinggi dan kuat militansinya meski saat ini berada pada perkumpulan salah satu kandidat terkuat saat ini” Cetus Achmad Mujib tanpa menyebutkan siapa kandidat terkuat menurutnya.
Saat ditanya apakah ada hubungannya komunitas Berantas Riba dengan Alumni 212, Achmad Mujib menjawab diplomatis.
“Jujur, saya juga peserta di aksi 212. Tapi bukan berarti komunitas Berantas Riba adalah komunitas sayap dari alumni 212, sebab kami juga membuka peluang agama lain untuk turut serta bersama kami jika sama – sama membenci praktek riba, karena jelas sangat merugikan” Jawab Achmad Mujib.








