Natar (MNN)–Anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan Supri menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Annur di Sinar Jati, Dusun III, RT. 10 Desa Hajimena Kecamatan Natar Lampung Selatan, Minggu (24/11) lalu. Pada peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan masjid tersebut tampak hadir anggota DPRD Lamsel Supri, perwakilan dari kantor kecamatan Natar, Kepala Desa Hajimena Rais Yusuf, SE, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah pengurus pembangunan masjid serta segenap masyarakat Hajimena. Di sela-sela acara peletakan batu pertama Anggota Komisi III DPRD dari Dapil 4 Natar Lampung Selatan Supri merasa sangat bersyukur dan mengapresiasi kekompakan masyarakat sehingga terlaksananya peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Annur Sinar Jati yang telah memiliki niat tulus untuk membangun rumah ibadah. Pihaknya berharap dengan peletakan batu pertama ini pembangunan Masjid Agung Annur akan berjalan dengan baik dan lancar.
Dengan semangat kebersamaan tentu pembangunan Mesjid ini dapat segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Sinar Jati. Kelak mesjid ini akan digunakan sebagai sentralnya kegiatan peribadatan atau kegiatan keagamaan di Sinarjati dan sekitarnya. “Saya berharap setelah selesai pembangun Masjid ini dapat diisi atau dimakmurkan oleh masyarakat yang ada di Sinar Jati, terutama para generasi muda dapat belajar tentang agama dari sini sehingga dapat menangkal generasi muda kita dari berbagai pengaruh negatif,” lanjutnya.
Sementara itu Kepala Desa Hajimena Rais Yusuf dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh warga Sinarjati yang telah membuat gebrakan dan inovasi perluasan pembangunan masjid ini sehingga akan semakin megah dan makmur.
“Pembangunan rumah ibadah ini jelas butuh waktu, namun kita harus yakin bahwa proses pembangunan mesjid ini akan selesai namun tinggal masalah waktunya saja. Oleh sebab itu dirinya berharap agar segenap jema’ah bisa ikhlas dalam berwakaf.
“Jangan pernah takut menginfaqkan harta kita untuk pembangunan masjid disertai keikhlasan. “Apapun yang kita infaqkan pasti akan dilipatgandakan rezeki kita oleh Allah SWT,” ungkapnya. Sebelumnya, ketua panitia pelaksana pembangunan Mesjid Agung Annur Hi. Urianto, SE menjelaskan desain mesjid ini cukup megah dengan ukuran 21m x 27m, diperkirakan mampu menampung seribu jama’ah, target pembangunan masjid ini bisa selesai dan digunakan dalam waktu dua tahun dengan perkiraan biaya sebesar Rp. 4 Milyar lebih yang bersumber dari swadaya masyarakat. Pihaknya mohon bantuan kepada pemerintah baik itu berupa material maupun doa sehingga apa yang mereka lakukan bisa berjalan dengan baik. Dengan jumlah dana yang terbatas mereka berharap ada partisipasi dari masyarakat dan para dermawan sehingga pembangunan sarana ibadah ini bisa lebih optimal. (Yd@)








