Miris! Atap dan Plafon SDN Gajah Muda Ambrol 

#Guru dan Siswa ketika Proses Belajar Mengajar Terancam#

MUBA,- Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Gajah Muda Kecamatan Babat Supat (Batsu) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ada tiga ruang belajar (Rubel) kondisinya sangat miris. Pasalnya, satu Rubel yang atapnya bolong dan plafonya telah ambrol, selain membuat tak nyaman guru dan siswa dalam proses belajar mengajar karena jiwa mereka bisa terancam.

Kepada wartawan, sejumlah wali murid menyampaikan keluhan terkait kerusakan pada bagian plafon dan atap ruang kelas yang dinilai kondisinya membahayakan keselamatan anak-anak mereka saat proses belajar mengajar berlangsung.

Para orang tua murid berharap Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, khususnya Dinas Pendidikan, segera mengambil langkah nyata sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Gedung sekolah itu dibangun awal tahun 80 an dan wajar jika saat ini kondisinya telah banyak rusak. “Dari tiga Rubel itu yang satu atap dan nya sudah rontok, jika hujan bocor jika panas sinar matahari jadi penerangan ruang belajar.

Ada satu Rubel bagian plafonnya jebol dan yang satu Rubel lainya kusen jendelanya sudah mulai lapok, jelasnya.

Mereka menginginkan anak-anak dapat belajar dengan rasa nyaman dan tanpa harus merasa was-was tertimpa oleh material bangunan plafon, terutama saat cuaca buruk atau ada hujan deras yang disertai angin, ungkapnya (21/04/2026).

Kondisi itu dibenarkan oleh Kepala Sekolah SD Negeri Gajah Muda, di temui diruang kerjanya kemarin. Beliau mengungkapkan bahwa kondisi atap yang bocor dan plafon yang mulai rontok tersebut bukanlah hal baru, melainkan sudah terjadi selama tiga tahun terakhir.

“Kondisi ini sudah berlangsung kurang lebih tiga tahun. Kami dari pihak sekolah tidak tinggal diam, telah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Via WhatsApp, ibu Ana Ka UPT Disdik Babat Supat ketika diminta konfirmasinya dijelaskan bahwa “Kami sudah laporkan ke dinas KSnya sudah membuat proposal dan proposalnya sudah kami antarkan ke dinas bagian kasi sapras SD”.

Masih menurutnya ditambahkan oleh ibu Ana, “Katanya tunggu saja bu Insya Allah akan ditindak-lanjuti”, tukasnya.

Sementara, Ka Dinas Pendidikan Kabupaten Muba melalui Sekdis Pendidikan Muba, Sutrisno, saat dikonfirmasi via WhatsApp, mengucapkan terimakasih atas informasi tersebut.

“Terima kasih atas informasinya, saya akan berkoordinasi ke bidang SD,” jawabnya singkat.(MNN).

Korlip : waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *