Muara Enim
medianusantaranews.com
Jalan Provinsi tepatnya Jalan Simpang Meo menuju Pulau Panggung, dari Desa Karya Nyata menuju Pulau Panggung kondisinya saat ini semakin rusak parahyg rusak parah.
Sarana jalan ini, sebelumnya pada Era Pemerintah Kabupaten Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar perna jadi hujatan. Menganggap Bupati Muzakir tidak aspiratif terhadap keluhan masyarakat Semende terkait rusaknya jalan ini.
Namun faktanya setelah terjadi perubahan kepemimpinan di Kabupaten Muara Enim oleh Plt Bupati Kabupaten Muara Enim H Juarsah SH (saat ini) Kondisi jalan Semende ini tetap belum ada perbaikan, mala semakin rusak parah.
Hal ini disampaikan salah seorang warga Semende Lani kepada media ini Sabtu (02/05/2020).
” Sarana Jalan Semende ini sering jadi alat politik setiap kali ada pemilihan ” Ucap Khairlani.
Lani mengatakan kondisi sarana jalan Provinsi tersebut saat ini sudah sangat memprihatinkan. Aktivitas perekonomian masyarakat terganggu.
” Sarana Jalan Simpang Meo menuju Pulau Panggung, yang rusak parah dari Desa Karya Nyata menuju Pulau Panggung ” Jelas Khairlani.
” Dari Desa Padang Bindu menuju Desa Karya Nyata, Pulau Panggung, Muara Dua, Muara Danau dan di ruas jalan Desa Tanah Abang ” Tambahnya.
“Di harapkan Kepada DPRD Provinsi Sumatera Selatan untuk mendengarkan keluhan masyarakat Semende ini, mohon sampaikan kepada Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru untuk menganggarkan sarana jalan yang rusak parah itu ” Harap Lani.
” Jangan mau pemilihan saja datang ke Semende, buat janji palsu ” Pungkasnya.
Sementara itu secara terpisah, anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Alfran juga membenarkan kondisi sarana jalan di Semende yang sudah rusak parah.
” Dari pantauan kami ada beberapa titik ruas jalan provinsi yang rusak yakni dari Desa Padang Bindu menuju Desa Karya Nyata, Pulau Panggung, Muara Dua, Muara Danau dan di ruas jalan Desa Tanah Abang ” Ungkap Alfran.
Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Muara Enim ini menyampaikan keluhannya atas nama masyarakat Semende.
” Untuk diketahui bahwa sarana jalan ini jalan Provinsi Sumsel, Pemerintah Provinsi yang memiliki kebijakan untuk menganggarkan pembangunannya ” Jelas Alfran.
” Saat ini jelas kami masyarakat Semende sangat berharap kepada Dinas PU Provinsi Sumatera Selatan untuk bisa menganggarkan lagi perbaikan sarana jalan Semende yang rusak tersebut, sebagaimana pada tahun 2019 lalu sudah dianggarkan dapat dilanjutkan ” Tutur Alfran
Sarana jalan yang rusak tersebut, lanjut Alfran, sangat mengganggu aktivitas masyarakat dalam berkendara, baik roda dua maupun roda empat..Sebagai gambaran saat ini kenderaan roda 4 sejenis mobil Avanza, Xenia, L300 kalau melewati sarana jalan tersebut sudah yangkut.
” Semoga keluhan masyarakat Semende ini ceoat direalisasikan Pemerintah Provinsi Sumsel ” Harap Akfran. (Ab)








