Tax Center di STIE Gentiaras Terbentuk

Medianusantaranews.com (Lampung) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras Bandar Lampung bekerja sama dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama pembentukan Tax Center bertempat di ruang lantai 3 Kanwil DJP wilayah Bengkulu dan Lampung.

Secara bersamaan penandatanganan dilaksanakan juga dengan Universitas Muhamadiyah Kotabumi (UMKO) secara live atau on line pada Rabu (12/08).

Tax Center atau Pusat Pajak merupakan suatu tempat kegiatan yang bersifat kelembagaan dan dibentuk oleh perguruan tinggi yang berfokus pada sosialisasi, pelatihan dan pengembangan dibidang pajak pada lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat yang dilakukan secara mandiri serta didukung oleh Ditjen Pajak.

Dengan pembentukan Tax Center ini diharapkan dapat mewujudkan kesadaran dan kepedulian masyarakat di bidang perpajakan khususnya bagi civitas academica.

Tampak hadir Kepala Kanwil DJP wilayah Bengkulu dan Lampung Dr. Eddi Wahyudi beserta jajarannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Ketua STIE Gentiaras Sr. Fransis Lydia Sumiyati FSGM, SE., MM, MS.Ak, Imelda Sinaga, SE., MM, Agmes Susana Merry, SE., MM dan Victoria Ari Palma Akadiati, S.Pd, MS.Ak dan beberapa akademisi lainnya dari UMKO.

Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Eddi Wahyudi dalam sambutannya menjelaskan Tax Center adalah suatu tempat kegiatan yang bersifat kelembagaan dan dibentuk oleh perguruan-perguruan tinggi yang berfungsi sebagai pusat pengkajian, pelatihan dan sosialisasi perpajakan di lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat yang dilakukan secara mandiri serta didukung oleh Ditjen Pajak. Dengan pembentukan Tax Center ini diharapkan dapat mewujudkan kesadaran dan kepedulian masyarakat di bidang perpajakan dan khususnya bagi civitas academica.

Pembangunan Nasional yang sangat luar biasa di Lampung dan Bengkulu ini harus selalu disinergikan dengan para akademisi dalam pengkajian agar kedepannya pembangunan sarana dan prasarana dapat berkembang, dan menjadikan Indonesia menjadi jauh lebih baik lagi.

Ditambahkannya, hingga saat ini sudah terbentuk 9 Tax Center di wilayah Lampung dan 3 Tax Center di wilayah Bengkulu. Memasuki Quartal ke 3 ini sudah waktunya semua pihak berperan aktif dalam bela negara dengan menjaga perekonomian khususnya di provinsi Lampung.

Peran Tax Center diharapkan masyarakat dapat mempertahankan daya beli dan bagi dunia usaha agar tetap berjalan dengan beberapa relaksasi yang telah diberikan pemerintah.

Ketua STIE Gentiaras Sr. Fransis Lydia Sumiyati FSGM, SE. MM, MS.Ak menyambut baik atas kerjasama ini karena Mahasiswa dapat memiliki pengetahuan dan ilmu baru dalam hal pelayanan pajak, berlatih berorganisasi dan pengembangan karakter percaya diri dan lebih memiliki rasa juang yang lebih baik.

Dalam tugas pokok dan fungsinya juga menunjang kegiatan Tridharma Kegiatan Perguruan Tinggi, baik itu dalam bidang pengajaran, penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat.

“Selain itu juga mendukung kegiatan kemahasiswaa terkait bidang Kuliah Kerja Praktik dan Magang. Pelatihan terkait bidang perpajakan, sosialisasi terkait perubahan peraturan perpajakan termasuk penelitian dan pengabdian terkait bidang perpajakan,” imbuhnhya. (MNN/YD)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *