Banyuasin, medianusantaranews.com- Harga buah kelapa sawit yang kian mahal dan makin sulitnya perekonomian masyarakat yang ada di Desa Penyangga perusahaan perkebunan kelapa sawit, jadi pemicu aksi pencurian buah sawit makin merajalela diwilayah Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.
Lihin (55) warga setempat yang berbincang dengan wartawan media ini mengatakan yang paling parah terjadi pencurian di areal kebun milik PTPN VII Unit Bentayan, selain arealnya sangat luas dan diduga kuat ada oknum orang perusahaan yang terlibat, sebab buah sawit di perusahaan milik plat merah itu bagi kawanan pelaku sangat mudah dicuri.
Dengan dugaan ada orang dalam perusahaan yang ikut bermain lanjut Dia, para pelakunya terlihat lebih berani melakukan aksinya, jika sampai ada yang tertangkap baik oleh satgas perusahaan atau oleh aparat kepolisian yang sedang berpatroli itu hanya kebenaran dan pelaku itu sedang sial saja nasibnya.
Pokoknya yang dketahui, kawanan maling di areal kebun milik PTPN VII Unit Bentayan itu dari berbagai arah ada jalanya dan pelakunya lengkap ada yang sebagai pemanen juga ada bagian pengangkutnya, ada yang memakai R2 juga menggunakan truk”, jelas Lihin sembari berharap jangan sampai pelaku pencurian buah sawit dikebun milik warga.

Saat dikonfirmasikan kepihak PTPN VII Unit Bentayan hingga dua kali kepada Meneger oleh media ini gagal bertemu, karena sedang ada kegiatan lain diluar perusahaan, terang beberapa stap karyawan yang ada disalah satu ruangan di setral.
Sedangkan bagian SDM dan Sindum PTPN VII Unit Bentayan Heriyanto dihubungi ponselnya aktif tetapi tidak dijawab dan dikatakan stap karyawan perusahaan bahwa pak Sindum cuti sudah hari lalu, katanya lagi.
Mewakili Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, Kapolsek Tungkal Ilir Iptu Panca Mega Surya, SH, MH saat dikonfirmasi diruang kerjanya oleh beberapa wartawan dibenarkan yang paling rawan pencurian di areal kebun milik perusahaan PTPN VII Unit Bentayan.
Dikatakan Kapolsek, selama 8 bulan bertugas di Polsek Tungkal Ilir ini yang banyak tahanan yang didominasi pelaku pencurian dari PTPN VII itu. ” Kalau tidak salah ingat saat masih ada 6 orang itu yang melakukan pencurian di areal kebun milik PTPN VII”, imbuh Kapolsek Tungkal Ilir sekaligus menutup penjelasanya.(mnn/Tim/Biro-SS)








