Jakarta
medianusantaranews.com
Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran Direksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan satu komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), hari ini, Kamis (23/12/2021).
Salah satu yang dicopot adalah Suryo Eko Hadianto dari jabatan Direktur Utama PTBA. Padahal, dia baru menjabat di posisi tersebut pada 5 April 2021 lalu atau hanya delapan bulan. Sementara kariernya di BUMN tambang batubara ini sudah dimulai sejak 1991 atau 30 tahun lamanya.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk yang baru – Arsal Ismail
“RUPSLB telah mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Suryo Eko Hadianto sebagai direktur utama, Dwi Fatan Lilyana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, Fuad I. Z. Fachroeddin sebagai Direktur Pengembangan Usaha, dan Jhoni Ginting dari Komisaris,” ujar Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie dalam konferensi pers, Kamis (23/12/2021) dilansir dari Kumparan.com.
RUPSLB tersebut menyetujui Arsal Ismail menggantikan posisi Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Utama. Arsal sebelumnya merupakan Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR). Selain itu, Direktur Sumber Daya Manusia diduduki Suherman.
Erick juga mengangkat Rafli Yandra sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Devi Pradnya Paramita sebagai Komisaris. Sehingga total perubahan jajaran PTBA terjadi pada tiga direksi dan satu komisaris.
Berikut Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PTBA yang Baru:
KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen: Agus Suhartono
Komisaris: Devi Pradnya Paramita
Komisaris Independen: Andi Pahril Pawi
Komisaris: Irwandy Arif
Komisaris: E. Piterdono HZ
Komisaris: Carlo Brix Tewu
DIREKSI
Direktur Utama: ARSAL ISMAIL
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Farida Thamrin
Direktur Operasi dan Produksi: Suhedi
Direktur Sumber Daya Manusia: Suherman
Direktur Pengembangan Usaha: Rafli Yandra
Rasa terima kasih disampaikan seluruh jajaran PT Bukit Asam Tbk kepada susunan pengurus PT Bukit Asam Tbk sebelumnya yaitu Suryo Eko Hadianto, Dwi Fatan Lilyana, Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin, dan Jhoni Ginting atas dedikasi yang telah diberikan untuk Bukit Asam.
Melalui langkah baru ini Bukit Asam akan terus berkomitmen untuk melanjutkan transformasi guna mencapai visi dan misi perusahaan (Aben)








