TERJADI LAGI, PIPA MINYAK PT PERTAMINA BOCOR CEMARI LAHAN WARGA DI DESA SPANTAN JAYA – PALI

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Telah terjadi lagi kebocoran di jalur pipa minyak mentah milik PT Pertamina yang ada di wilayah Dusun II desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Penyebabnya diduga karena korosi atau karena kondisi pipa yang sudah tidak layak lagi digunakan Rabu (22/02/2022).

Dari pantauan langsung media ini ke lokasi kebocoran, akibat kebocoran itu sudah mengakibatkan semburan minyak mentah mencemari perkebunan karet warga. Nampak juga para pekerja perusahaan sedang berusaha membersihkan atau diduga sedang menutupi semburan minyak mentah dengan dedaunan dan semak.

Kepala Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal, Jaya Amsori ketika di konfirmasi membenarkan adanya kebocoran pipa minyak mentah tersebut.

Namun dirinya belum sempat mengecek langsung ke lapangan. Juga sejauh ini  belum ada pemberitahuan secara resmi dari pihak Perusahaan pemilik jalur pipa yang bocor tersebut.

” Ya benar, ada kebocoran jalur pipa minyak di wilayah Dusun II Desa Spantan Jaya ” Ujar Kepala Desa Spantan Jaya ketika di konfirmssi, Rabu (22/02/2022).

Dikatakannya, jalur pipa minyak yang bocor tersebut adalah jalur pipa minyak milik PT Pertamina. 

Adanya kebocoran jalur pipa minyak tersebut, terpisah, salah seorang warga Desa Spantan Jaya yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, memang sudah lama warga mengkhawatirkan tentang keadaan jaringan jalur pipa minyak mentah milik PT Pertamina yang ada di wilayah Kabupaten PALI terutama jalur pipa minyak mentah yang ada di sekitar Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal Kabupaten PALI..

Karena menurut dia, selain jalur pipa minyak itu banyak yang tidak ditanam atau ada diatas tanah juga umur jalur pipa itu diduga sudah sangat tua.

Warga yang tinggal atau yang memiliki kebun di dekat jalur pipa tersebut, setiap saat selalu was was..Karena keadaan itu bisa memicu terjadi kebocoran bahkan ledakan yang disertai semburan minyak mentah bercampur bahan kimia berbahaya.

Bila terjadi, tentu saja sangat mengancam keselamatan warga sekitar, minimal kebocoran pipa minyak mentah itu bisa mengakibatkan lingkungan disekitar jalur pipa akan tercemar.

” Kami sudah lama khawatir mengenai keadaan pipa itu, Warga sudah lama ingin protes mengenai jalur pipa itu, tapi tidak berani. Karena kita tahu sendiri kalau sudah berurusan dengan perusahaan ” Pungkasnya.

Sementara itu, Humas  
PT Pertamina Asset 2 Adera Field (
PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Adera ) Yudi ketika di konfirmasi melalui pesan WA, dia tidak banyak memberikan penjelasan.  Dia hanya meminta agar wartawan bisa menghubungi Andika atau Mbak Rista

” Silahkan hubungi pa andika atau mbak rista pak, trmksh ” Jawabnya singkat.

Sedangkam Rista sendiri, ketika di konfirmasi, sampai berita ini diyayangkan tidak memberikan respon (Ae)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *